PALI, Sumselupdate.com – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Abab, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), kembali jadi keluhan masyarakat.
Pasalnya, layanan di ruang Unit Gawat Darurat (UGD) tersebut cukup memprihatinkan, disaat aliran listrik di wilayah ini secara mendadak mengalami pemadaman, sehingga hal tersebut membuat pasien menjadi terganggu.
Hal tersebut diakui Lasina, salah satu Tenaga Kerja Sukarela (TKS) yang bekerja di ruang tersebut, bahwa dirinya tidak bisa berkomentar banyak dengan pelayanan yang terjadi di ruanganya tersebut sejak tiga bulan terakhir, lantaran tidak difungsikanya aliran listrik cadangan dari ganset yang semestinya dilakukan.
“Memang banyak warga yang mengeluh, tapi inilah keadaanya pak. Sejak tiga bulan terakhir memang ruang UGD tidak bisa difungsikan saat terjadinya padam listrik.
Apalagi hal tersebut terjadi pada malam hari. Alasanya, karena bensin untuk ganset itu tidak ada. Dan kami tidak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.
Lebih lanjut dirinya berharap, masalah seperti semestinya bisa dipikirkan atasnaya, terutama kepala Puskesmas Abab untuk mencari solusinya.
“Kami minta pimpinan kami ini memikirkan masalah tersebut. Jangan, sampai disaat kita menangani pasien. Tiba-tiba listrik padam seperti yang terjadi saat ini, karena UGD ini 24 jam,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI, dr Eni Zatina MKM mengatakan, bahwa dirinya akan mengkomfirmasi Kepala Puskesmas Abab, terkait adanya informasi tersebut.
Namun, dirinya menjelaskan bahwa memang ganset di setiap Puskesmas di wilayah saat ini mengalami kekurangan asupan listrik cadangan.
“Di tahun ini mudah-mudahan, kita akan adakan tambahan ganset di setiap Puskesmas. Termasuk di ruang UGD yang dikeluhkan. Namun, sementara ini untuk ruang UGD kita akan mamfaatkan ganset yang ada di ruang Puskesmas, untuk dialiri ke ruang UGD. Nanti saya akan tanyakan kepada kepala puskes Abab,” katanya. (adj)











