Tunggakan Pelanggan Masih Jadi ‘PR’ PDAM Lematang Enim

Jumat, 2 Februari 2018
PDAM Lematang Enim

Muaraenim, Sumselupdate.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lematang Enim mengklaim tunggakan pelanggan mencapai belasan miliar hingga tahun 2018.

Sekretaris Daerah Muaraenim H Hasanudin yang merupakan Dewan Pengawas PDAM Lematang Enim menuturkan tingginya piutang tersebut menjadi salah satu ‘PR’ besar managamen PDAM untuk dikejar kepada pelanggan.

Read More

“Sebab, sampai tahun 2017 lalu baru sekitar Rp4 miliar tunggakan terbayar, jumlah piutang yang tertagih ini berdasarkan hasil akumulasi dari beberapa tahun kebelakang,” kata Sekda ditemui awak media di ruang kerjanya, Kamis (1/2).

Sekda mengharapkan tingginya piutang tersebut bisa segera direalisasikan menjadi pemasukan bagi PDAM yang diperlukan untuk pengembangan pelayanan.

Menurutnya BUMD milik masyarakat Bumi Serasan Sekundang ini masih memerlukan penambahan fasilitas untuk menjamin kelancaran distribusi air bersih kepada ribuan pelanggan. “Minimalnya 50 persen bisa tertagih, kalau berhasil managemen kan bisa melakukan pengembangan lebih terhadap pelayanan,” paparnya.

Sekda juga menekankan, supaya managemen menyadari perusahaan PDAM sangat bergantung hidup kepada pelanggan. Untuk itu, dia meminta PDAM sebisa mungkin menjaga kualitas pelayanan dan jangan sampai menerima adanya laporan buruknya pelayanan.

“Disini masih diperlukan evaluasi terhadap kinerja petugas, kita akui masih banyak kesalahan, misalnya petugas asal nembak meteran sehingga menimbulkan banyak komplain karena tagihan pelanggan tiba-tiba membengkak,” ungkapnya

Selain itu, managemen PDAM Lematang Enim juga perlu menginventarisir data seluruh pelanggan mereka yang masih aktif membayar. Menurutnya, saat ini sudah banyak pelanggan PDAM yang sudah tak aktif misalnya pindah dan sebagainya namun tetap tercatat sebagai pelanggan.

“Inventarisasi database pelanggan sangat diperlukan untuk mengetahui jumlah rill pelanggan, kan tidak mungkin kalau pelanggan sudah tidak ada namun tetap ditagih, mustahil mereka bayar,” pungkasnya. (azw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts