Penutupan Jalan Dr M Hatta Tuai Kritik dari Masyarakat OKU

Kamis, 25 Januari 2018

Baturaja, Sumselupdate.com – Pasca penutupan Jalan Dr M Hatta dampak akan dibangunya beberapa bagian gedung RSUD Ibnu Sutowo sejak beberapa hari lalu, banyak menuai kritikan dari masyarakat Kabupaten OKU.

Pasalnya, penutupan jalan yang berada di pusat kota Baturaja itu berdampak pada kemacetan di beberapa ruas jalan lainya.

Read More

Pengamat Kebijakan Publik dan Politik lokal Maratu Fahri saat dibincangi wartawan mengatakan seharusnya pemilik kebijakan harus memperhatikan dan mempertimbangkan dampak kebijakan penutupan jalan terlebih dahulu.

Maratu yang juga menjabat Ketua Prodi Ilmu Pemerintahan FISIP Unbara ini menilai harusnya mengutamakan dahulu fungsi pelayanan publik, sebab jalur depan RSUD itu memang jalur pelayanan termasuk berkaitan dari fungsi pelayanan rumah sakit. Namun perlu diingat, dilokasi tersebut ada ruang terbuka untuk masyarakat menghabiskan waktu senggang di taman kota bersama keluarga.

“Pun juga demikian dengan pelaku ekonomi yang mencari uang disepanjang jalan tersebut. Termasuk jalur tersebut jalur ekonomi bagi para pedagang, terlebih lagi banyak sekolahan disana. Tidak ditutup pun jalan disana sudah padat sekali apalagi di tutup pasti ada dampak,” kata Fahri.

Seharusnya masih kata dia, jangan lagi ada manset penutupan jalan tersebut demi keamanan pembangunan RSUD atau kepentingan RSUD. Masih banyak perbandingan lain yang seharusnya lebih difikirkan oleh pengambil kebijakan.

“Bukan hanya rumah sakit, tapi pikir kan dampak masyarakat, pedagang dan seluruh kegiatan yang ada di lokasi tersebut. Jadi kesannya pihak RSUD dan pemerintah daerah terlalu egois terhadap pengambilan keputusan tersebut,” ujarnya.

Disisi lain Rahmad Aled, osen Fisip Unbara menambahkan jika pihak terkait terlalu cepat mengambil keputusan penutupan jalan, padahal sejatinya belum diketahui kapan akan dimulainya pengerjaan pembangunan RSUD tersebut.

“Belum tahu kan kapan RSUD bakal dibangun, dan juga seharusnya jangan seluruh jalan depan RSUD ditutup total, kan bisa sebagian saja ditutup, lagian itukan jalan satu arah,” tukasnya.

Tak hanya itu, di media sosial seperti Facebook juga banyak masyarakat OKU yang menyayangkan penutupan jalan itu, padahal menurut mereka melewati jalan itu merupakan bagian dari hiburan. “Apalagi dipermanenkan jadi lahan parkir wah bisa berabe,” timpal Bowo. (wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts