Sadis! Kasi Pemerintahan Desa Lontar OKU Tewas Dibantai di Tengah Jalan

Rabu, 17 Januari 2018
Ilustrasi

Baturaja, Sumselupdate. com – Sungguh tragis akhir hidup Suharman (49), warga Desa Lontar, Kecamatan Muara Jaya, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatera Selatan.

Pejabat di pemerintah desa ini tewas dibantai di dekat rumahnya. Peristiwa menggemparkan tersebut terjadi pada Selasa (16/1), sekitar pukul 16.00.

Read More

Korban menemui ajal di tengah jalan desa tepatnya di Dusun 4, Desa Lontar, Kecamatan Muara Jaya, OKU.

Hasil visum petugas, korban meregang nyawa di tempat dengan sejumlah luka bacokan di bagian kepala sebelah kiri, telinga sebelah kiri, leher sebelah kiri , dan pinggang sebelah kiri hingga ususnya keluar.

Korban sendiri diketahui sudah terkapar di tengah  jalan oleh YK (13) yang merupakan anak perempuan korban

Belakangan diketahui pelaku pembunuhan sadis ini bernama Densi (29) yang masih satu desa dengan korban.

Namun belum ada yang mengetahui pasti motif dari tersangka yang tega menghabisi nyawa korban.

“Kalau kejadiannya sekitar jam empat sore, tapi kalu yang melihat pasti asal mula sampai pelaku ini membunuh Suharman belum ada yang tahu. Namun ada yang ngomong gara-gara durian, ada yang ngomong pasal utang piutang, tapi memang mereka ini sebelumnya memang sering cekcok mulut,” ujar AD salah seorang warga.

Menurut keterangan yang berhasil dihimpun, sebelum kejadian korban dan tersangka ini cekcok mulut di teras rumah korban. Namun saat itu, pelaku pergi meninggalkan korban.

Tak lama kemudian tersangka datang lagi dengan membawa senjata tajam dan langsung mengejar korban.

Melihat seterunya datang, korban kemudian berlari sekencang mungkin ke jalan desa. Namun diduga gugup, tubuh korban terjatuh.

Melihat korban terjatuh, tersangka yang sudah dirasuki setan ini secara membabi buta membacok tubuh Suharman berkali-kali hingga tewas di tempat.

Pada saat kejadian kondisi desa dalam keadaan sepi karena masih banyak yang berada di kebun termasuk istri korban.

“Kalau yang lihat tidak ada karena warga masih banyak yang di kebun, namun waktu itu anaknya yang nemukan korban sudah meninggal di tengah jalan, istrinya juga masih di kebun waktu kejadian,” ungkapnya.

Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari saat dikonfirmasi, Rabu (17/1/2018), membenarkan peristiwa tersebut.

Menurutnya, saat ini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap pelaku yang melarikan diri usai melakukan pembacokan terhadap korban.

Polisi juga melakukan pendekatan dengan pihak keluarga dan pemerintah desa agar pelaku bisa menyerahkan diri untuk mempertanggung  jawabkan perbuatannya. Sementara untuk motif pembunuhan masih didalami aparat.

“Memang benar korban merupakan perangkat desa. Untuk motifnya masih kita selidiki termasuk mencari pelaku yang melarikan diri. Kita juga berharap pelaku segera menyerahkan diri untuk bertanggung jawab atas perbuatannya dan kita juga masih menunggu keluarga korban melapor. Kita juga sudah arahkan untuk membuat laporan polisi di Polsek Pengandonan,” pungkas Widayana. (wid)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts