Banyuasin, Sumselupdate.com – Pesta demokrasi di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan yang digelar secara serentak pada 27 Juni 2018, bakal berlangsung menarik.
Hampir seluruh peserta pilkada, merupakan wajah lama. Dari enam calon bupati sebelumnya, hanya Agus Saputra dan Yan Anton Ferdian yang tidak turun lagi.
Sementara empat rivalnya Arkoni, Askolani, Slamet Sumasentoni, dan Hazwar Bidui kembali turun merebut hati warga Banyuasin.
Partai Golkar sebagai partai pemenang Pemilu yang memiliki delapan kursi DPRD Banyuasin bergabung dengan PKPI mengenapkan syarat sembilan kursi minimal dukungan memajukan pasangan Syaiful Bachri – Agus Salam.
Calon yang diusung Partai Golkar dan PKPI ini memiliki daya jual yang cukup tinggi. Syaiful Bachri yang merupakan mantan Kepala Dinas Pertanian Banyuasin dinilai mumpuni memajukan pertanian Banyuasin dengan sukses 1.2 juta ton gabah dan mengantarkan kabupaten ini menjadi lumbung pangan provinsi.
Agus Salam, wakil yang mendampinginya juga tidak diragukan lagi. Pengalamannya tiga periode menjadi Ketua DPRD Banyuasin cukup untuk membuktikan kematangan politiknya dan kinerjanya dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Sementara itu Askolani Jasi-Slamet Sumasentono, merupakan kandidat yang patut disegani.
Kalau dinilai di atas kertas berdasarkan jumlah dukungan kursi parpol, pasangan yang punya slogan ‘Bangkit’ ini merupakan pemenang, dengan dukungan 16 kursi dari 5 Parpol Besar. PDIP 7 kursi, Nasdem 2 kursi, Demokrat 3 kursi, PPP 1 kursi, dan Partai Gerindra 3 kursi.
Pasangan ini juga merupakan wajah lama dalam Pilkada Banyuasin. Keduanya merupakan petarung memperebutkan kursi Bupati Banyuasin 2013 lalu.
Pastinya masih memilik massa militan yang siap menyukseskannya di pertarungan kali ini.
Askolani merupakan kader PDIP yang kerap turun ke pelosok Banyuasin, juga tegas memperjuangkan aspirasi rakyat di kursi parlemen.
Dipadu dengan Slamet yang dikenal dengan sebutan Pakde, merupakan tokoh yang disakralkan oleh kalangan suku Jawa danamasyarakat perairan.
Dengan ketokohan pasangan ini ditambah kekuatan lima partai besar, sangat berpeluang merebut kursi Bupati Banyuasin.
Selanjutnya gabungan Partai Hanura dan PKB memajukan Arkoni yang kali ini disandingkan dengan Azwar Hamid sebagai wakilnya.
Kedua merupakan tokoh masyarakat yang dibesarkan oleh partai politik dan menjadi wakil masyarakat di parlemen tingkat provinsi dan kabupaten.
Dengan motto ‘Maju’ Arkoni yang merupakan anak asli daerah Rantau Bayur dan Azwar Hamid dari putra Kecamatan Betung digadang menjadi pegobat dahaga warga Banyuasin yang ingin dipimpin putra daerah.
Kemudian, Partai PAN dan PKS memberi kepercayaan pada pasangan Agus Subiantoro-Hazwar Bidui untuk bersaing di Pilkada Banyuasin.
Gabungan dua partai islam ini menyandingkan tokoh daratan Banyuasin dengan tokoh daerah perairan.
Agus, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian Sumsel, sudah berpengalaman di bidang birokrasi dan beberapa kali menjadi pemimpin di sejumlah wilayah kecamatan perairan Banyuasin.
Bahkan di antara semua balon, hanya dia yang pernah menjabat Bupati, yakni saat menjadi Pjs Bupati Muratara.
Selanjutnya ketokohan Hazwar Bidui juga patut diperhitungkan oleh calon lain. Bagaimana tidak, berdasarkan hasil perolehan Pilkada sebelumnya dia berhasil menjadi runner up, selisih tipis dengan bupati terpilih Yan Anton-Supriono.
Meski hanya diusung dua parpol, tapi mesin politik PAN dan PKS mampu bersaing dengan partai besar lainnya.
PAN yang memiliki banyak organisasi pendukung yang tersebar hingga tingkat desa dan RT menjadi kekuatan pasangan ini untuk meraup suara. Sementara itu PKS yang terkenal dengan militansi para kadernya dan memiliki massa rill, siap berjuang all out memenangkan jagoannya.
Selain empat petarung dari jalur parpol tersebut, juga ada calon dari jalur independen, Buya Husni Tamrin Madani dan Supartijo.
Kehadiran pasangan ini menjadi penawar dahaga warga Banyuasin yang jenuh dengan partai politik.
Latar belakang Husni Tamrin sebagai pendiri pesantren juga menjadi alternatif pilihan bagi warga Banyuasin yang mayoritas beragama islam.
Rabu, (10/1/2018) semua bakal calon ini telah mendaftarkan diri ke KPUD Banyuasin.
“Lima bakal pasangan calon telah mendaftar, tapi sejauh ini belum ada yang melengkapi syarat. Kami memberikan tenggang waktu hingga tanggal 20 Januari dan 2 Februari penetapan,” kata salah seorang komisoner KPU Banyuasin. (zis/*)
Nama Keempat Pasang Cabup dan Cawabup Banyuasin Dari Jalur Parpol
1.Askolani-Slamet
PPDIP (7)
NasDem. (2)
Demokrat (3)
PPP (1)
Gerindra. (3)
———————- 16 Kursi
- Syaiful Bachri-Agus Salam
Golkar (8)
PKPI (1)
———————- 9 Kursi
- Agus Yudiantoro-Azwar Bidui
PAN (6)
PKS (3)
—————– 9 Kursi
4.Arkoni-Hazwar Hamid
Hanura (5)
PKB (5)
—————– 10 Kursi











