Palembang, Sumselupdate.com – Warga di Jalan Urip Sumoharjo, Kelurahan 3 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II dihebohkan dengan sesosok pria yang tewas terkapar dengan mata membelalak di halaman sebuah rumah mewah Nomor 1211, RT13/5, Senin (27/11/2017) sekitar pukul 13.45.
Setelahnya identitas korban baru diketahui yakni Abdul Aziz (24), warga Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, yang merupakan penjaga rumah Amri Ansori. Saat ditemukan, leher korban dalam keadaan terjerat ikat pinggang.
Menurut Syifa (30), warga Sekip yang merupakan anak Amri, rumah tersebut dalam keadaan kosong. Ayahnya tengah bekerja di Jakarta, namun memang korban Abdul diperintahkan untuk menjaga rumah tersebut. “Rumah itu hanya ditinggali penjaga, Pak Abdul. Tinggalnya di belakang rumah. Saya dapat kabar ini sekitar pukul 14.00,” ujar Syifa.
Berdasarkan keterangan saksi, Anna Yuliana (56), kerabat Syifa yang tinggal tidak jauh dari rumah tersebut, dirinya sempat memergoki empat orang yang mengendarai dua sepeda motor mendatangi rumah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP).
Terlihat, dua orang menunggu di luar pagar rumah, sedangkan dua pelaku lain masuk pagar rumah. Anna yang saat itu baru pulang kerja mengaku sempat melihat dua orang tersebut masuk dengan cara melompati pagar. “Saya pergoki dan saya tegur kalian ngapain. Terus dua orang itu lari,” ujarnya.
Setelah itu, lanjut Anna, dua orang yang ada di luar pagar berkata kepadanya. “Yuk, ado mayat di sano,”kata Anna, menirukan ucapan salah salah satu terduga pelaku tersebut. Keempat terduga pelaku, langsung melarikan diri.
Menurut Anna, dia sempat mengingat ciri fisik salah satu terduga pelaku tersebut. Yakni memiliki banyak bekas sayatan di lengan dan berambut dicat kuning. “Saya juga masih ingat wajahnya. Tapi saya tidak tahu apakah mereka pelakunya atau bukan,” ujarnya. Setelahnya Anna melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian setempat.
Kepala SPKT Polresta Palembang Ipda Dennie berujar, pihaknya langsung mendatangi TKP usai mendapatkan laporan dari warga dan melakukan olah TKP. Jenazah korban pun segera dievakuasi ke Instalasi Forensik RS Bhayangkara untuk keperluan visum.
“Di leher korban ada ikat pinggang yang melilit. Diduga korban dibunuh oleh pelaku pencurian di rumah tersebut,” ujarnya. Usai melakukan olah TKP, diketahui sepeda motor Honda Revo milik korban menghilang. Serta kondisi kamar utama dan sudah berantakan.
Polisi pun menemukan sejumlah peralatan yang diduga milik para pelaku di dekat pintu samping rumah seperti pisau dan alat pemotong besi serta potongan terali besi. “Jenazah sudah di RS Bhayangkara untuk visum. Kasus ini masih kami selidiki dan mengejar para pelaku,” ujarnya. (tra)











