PALI, Sumselupdate.com – Kecelakaan yang menimpa Ramon Zamora (41), warga Kelurahan Pasar Bhayangkara, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) yang tewas dalam insiden kecelakaan lalulintas Jumat (17/11/2017), sekitar pukul 18.30, di depan kantor Bupati PALI, meninggalkan duka mendalam untuk keluarga.
Korban Ramon Zamora ternyata meninggalkan empat orang anak. Paling miris, mendiang Ramon meninggalkan anak bungsunya yang berusia satu bulan.
“Kalau anak pertama sudah kelas VIII SMP, sementara kalau anak bungsunya masih berumur satu bulan. Sementara istrinya hanya berprofesi ibu rumah tangga,” ungkap salah satu keluarganya dengan nada sedih.
Diberitakan sebelumnya, tragedi menyedihkan tersebut terjadi pada Jumat (17/11) malam sekitar pukul 18.30 di depan kantor Bupati PALI di Jalan Merdeka, Km 10, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi.
Informasi yang berhasil dihimpun, korban yang mengendarai sepeda motor datang dari arah Belimbing menuju arah Simpang Lima Pendopo, Kecamatan Talang Ubi.
Ketika di depan kantor Bupati PALI, kendaraan roda dua milik korban tersebut menyenggol bagian depan mobil truk fuso BG 8263 UL yang sedang parkir di sebelah kanan mengarah ke Belimbing.
Seketika sepeda motor korban oleng. Malang tak dapat ditolak, untung tak dapat diraih, dari berlawanan arah melaju kencang mobil minibus dengan nomor polisi BG 1362 AV yang dikemudikan oleh Rafiqi Lukman.
Tak pelak lagi, tabrakan tak terelakan. Mobil minibus tersebut menabrak sepeda motor korban dan menyeret tubuh korban sejauh 34 meter.
Akibatnya, korban langsung meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Kapolsek Talang Ubi Kompol Suhardiman, SH, MH melalui Kanit Lantas Iptu Noerdin membenarkan kejadian tersebut.
Menurutnya, setelah mendapat kabar itu pihaknya langsung mengolah ke TKP dan membawa korban yang meninggal dunia ke RSUD Talang Ubi.
“Selain itu, kita amankan juga mobil minibus, STNK, SIM atas nama Rafiqi Lukman dan truk fuso serta sepeda motor korban di Mapolsek Talang Ubi. Untuk sopir minibus kita tetapkan sebagai tersangka. Dan saat ini juga kita masih mencari keterangan dari para saksi,” tukasnya yang dihubungi media ini, Sabtu (18/11) pagi. (adj)











