Resmi! Anggota PPS Kab Muba Dilantik

Jumat, 10 November 2017
Ketua KPU Muba H Ahmad Firdaus Marvels, SE, MSi, saat melantik anggota PPS sekabupaten Musi Banyuasin.

Sekayu, Sumselupdate.com – Sebanyak 429 orang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) telah resmi dilantik, bertempat di Gedung Dharma Wanita Sekayu, Jumat (10/11/2017).

Pelantikan anggota PPS ini dibagi sesuai dengan masing-masing zona yang telah disepakati. Pelantikan yang dilaksanakan berdasarkan keputusan KPU Kabupaten Muba Nomor 170/HK.03.2-Kpt/1606/KPU-Kab/XI/2017 tentang Penetapan dan Pengangkatan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kabupaten Muba sebagai pelaksana Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) tahun 2018.

Read More

Ada beberapa wajah lama masih menghiasi anggota PPS yang dilantik, namun tidak sedikit juga wajah-wajah baru yang mengisi daftar anggota PPS.

Ketua KPU Muba H Ahmad Firdaus Marvels, SE, MSi, menyampaikan, untuk pelantikan dan pembekalan PPS hari ini yaitu zona satu yang meliputi Kecamatan Sekayu, Plakat Tinggi, Sungai Keruh, Lawang Wetan, Batang Hari Leko, Babat Toman, Sanga Desa, Lais dan Keluang. Jumlahnya sebanyak 143 desa/kelurahan dalam sembilan Kecamatan dengan rasio  tiga orang anggota PPS di setiap desa/kelurahan.

“Laksanakan tugas semaksimal mungkin sesuai dengan asas penyelenggaraan, berbuatlah dengan integritas yang dapat dipertanggungjawabkan, dan kalian patut bangga karena PPS yang terpilih merupakan hasil seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) kecematan masing-masing,” jelasnya.

Wakil Bupati Muba Beni Hernedi dalam sambutannya mengatakan, Pemkab Muba memberikan atensi khusus terhadap kegiatan KPU Muba sendiri. Wabup berpesan kepada seluruh anggota PPS yang telah dilantik, supaya dalam penyelenggaraan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Tahun 2018 agar bekerja sesuai dengan aturan, dan terus meningkatkan pemahaman akan tugas, wewenang dan tanggung jawabnya, memahami kode etik sebagai pelaksana pemilihan umum, bersikap netral dan hindari konflik kepentingan yang dapat mengakibatkan rusaknya citra pelaksana pemilihan umum yang pada akhirnya dapat mengurangi kualitas hasil pemilu.

“Kepada PPS yang dilantik jalankan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Beni juga berharap agar penyelenggaraan pemilihan umum Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Tahun 2018 dapat berjalan jujur, adil, aman dan damai serta tentu saja lebih berkualitas di bandingkan dengan pemilihan umum yang telah dilaksanakan sebelumnya dan bisa mencapai nilai terbaik senasional.

Usai pelantikan kemudian dilanjutkan dengan pembekalan kepada PPS mengenai kelembagaan PPS dalam Penyelenggaraan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel Tahun 2018. (est)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts