Yudhi Farola Bram Ngaku Hanya Dimintai Keterangan Polisi

Selasa, 21 Juni 2016
Yudi Farola Bram

Palembang, Sumselupdate.com –Pasca dua hari kediamannya di Perumahan Vila Sosial Jalan Sosial Km 5 Palembang digrebek Subdit III Ditres Narkoba Polda Sumsel pimpinan AKBP Syahril Musa dan Kompol Surachman, Minggu (19/6) dinihari, Yudhi Farola Bram, akhirnya buka suara.

Yudhi Farola Bram mengaku hanya diminta keterangan oleh pihak Direktorat Narkoba Polda Sumsel, karena kebetulan saat itu ada di lokasi yang kebenaran punya keluarganya.

Read More

“Dan itu rumah singgah/kos-kosan  sekaligus kantor jadi siapapun bisa datang ke sano, tolong doakan bae biar cepet selesai masalah ini,” kata pria yang menjabat Ketua DPD Partai Amanat Nasional Palembang.

Sebelumnya, Direktur Narkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Irawan David Syah membenarkan telah menggerebek kediaman Yudhi Farola Bram dan mengamankan empat orang di dalamnya, lantaran diduga tengah menggelar pesta narkoba.

“Saat ini, semuanya telah kita amankan di Polda Sumsel untuk diperiksa lebih lanjut,” jelasnya saat ditemui di Polda Sumsel, Senin (20/6).

Selain itu, dikatakan Irawan, pihaknya juga telah kembali mendatangi lokasi penggrebekan yang diketahui merupakan rumah milik Yudhi.

“Kita lakukan olah TKP termasuk juga memasang garis polisi serta mengamankan barang bukti berupa loudspeaker dan juga laptop yang digunakan untuk alatnya dalam pesta ekstasi tersebut,” katanya.

Bahkan, dikatakan Irawan, pihaknya juga turut mengamankan seragam anggota polisi berpangkat  Komisaris Polisi (Kompol) bernama J Irawan.

“Iya satu orang memang merupakan anggota polisi berpangkat Kompol dengan inisial JI. Saat ini, semuanya sudah kita amankan,” katanya.

Penggrebekan ini sendiri, masih dikatakan Irawan, dilakukan setelah menindaklanjuti laporan masyarakat yang menyatakan jika di rumah tersebut sering digunakan untuk melakukan pesta narkoba disertai suara musik yang keras.

Sementara itu, seorang penunggu di rumah tersebut mengatakan, di rumah tersebut hanya digunakan untuk singgah.

“Pak Yudhi hanya singgah saja disini dan tidak pernah menginap, dia pulang ke Kampus,” katanya saat ditemui di lokasi.

Terkait penggrebekan tersebut serta apakah mengetahui perihal yang dilakukan Yudhi beserta keempat rekannya, dikatakannya, ia tidak mengetahuinya.

“Saya hanya menunggu saja, jadi saya tidak tahu apa yang dilakukan,” terangnya.

Dia juga menyampaikan, di rumah yang ia tunggu tersebut juga digunakan sebagai kantor CV serta kosan.

“Di sebelah untuk kantor, bapak punya kantor CV yang bergerak dalam pengadaan alat kesehatan serta komputer sedangkan, yang di atas di kosan,” katanya. (ery)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts