Palembang, Sumselupdate.com –Jajaran Polresta Palembang melakukan pra rekonstrukksi kasus bentrok yang terjadi antara dua kelompok warga Lorong Jambu dan Lorong Terusan Palembang beberapa waktu lalu, Jumat (17/6).
Pra rekonstruksi digelar langsung di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Kadir TKR, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang.
“Iya betul hari ini pra rekonstruksi bentrok yang terjadi di Tangga Buntung,” ungkap Kabag Ops Polresta Palembang Kompol Andi Kumara.
Dalam rekon tersebut juga, dikatakan dia, polisi juga turut membawa para tersangka untuk dihadirkan langsung di lokasi kejadian.
Diketahui, bentrok dua kelompok warga Lorong Jambu dan Lorong Terusan di Jalan Kadir TKR, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang terjadi pada Sabtu (11/6) malam.
Berawal dengan terjadi selisih pahan antara Suwandi dan Taufik sekitar pukul 17.00 di depan rumah Ali Murot yang tak jauh dari lokasi kejadian. Kemudan karena hal tersebut, Taufik pulang ke rumah dan mengajak rombingan lebih kurang sekitar 30 orang.
Dengan jumlah tersebut, kelompok ini tanpa basa-basi langsung melakukan penyerangan dan pengerusakan ke rumah Suwandi dengan cara menembaki pakai senjata api rakitan (Senpira).
Tak hanya itu, saat itu mereka juga melakukan penyerangan dengan melempari rumah Suwandi dengan batu dan kayu. Sehingga Suwandi ditembak pada kaki kiri dan kanan.
Kemudian, Guntur mengalami luka enam tusukan di punggung. Lalu, sebagian lagi merusak dan melempari dengan batu dan kayu di rumah depan milik Ali Murot, setelah itu mereka pergi meninggalkan lokasi kejadian.
Dalam waktu yang singkat dan cepat dari terjadinya kejadian tersebut, kondisi kembali kondusif sekitar pukul 23.00 setelah dilakukan giat penindakan keributan warga yang dipimpin langsung Kapolresta Palembang Kombes Pol Tommy Aria Dwianto. (man)











