Indonesia Kutuk Bentrokan Israel-Palestina di Kompleks Al-Aqsa

Sabtu, 22 Juli 2017
Tentara Israel mengawasi warga Palestina yang tengah shalat di ruangan terbuka.

Jakarta, Sumselupdate.com – Pemerintah Indonesia mengutuk tindakan kekerasan yang dilakukan pasukan keamanan Israel terhadap warga Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa, Yerussalem. Indonesia juga mendesak Dewan Keamanan PBB untuk menghentikan tindakan kekerasan yang telah menewaskan tiga warga Palestina itu.

“Indonesia mengutuk tindakan kekerasan pihak keamanan Israel yang telah menyebabkan 3 orang jemaah tewas dan lebih dari 100 luka-luka di Kompleks Masjid Al-Aqsa.Indonesia menolak segala bentuk aksi kekerasan dan pelanggaran HAM, termasuk pembunuhan terhadap jemaah yang berupaya menjalankan haknya untuk melakukan Ibadah di Masjid Al-Aqsa,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir dalam keterangan tertulis, Sabtu (22/7/2017) dikutip dari detikcom.

Read More

Arrmanatha mengatakan, selain ke Dewan Keamanan PBB, Pemerintah Indonesia juga mendesak negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk melakukan pertemuan darurat.

“Indonesia mendesak agar OKI segera melakukan pertemuan darurat untuk membahas situasi di kompleks Al-Aqsa. Pemerintah Indonesia mengajak semua pihak untuk menahan diri, agar situasi tidak memburuk,” imbuhnya.

Sebagai respons terhadap tindakan yang telah membuat lebih dari 100 orang luka-luka itu, Indonesia memperingatkan pemerintah Israel agar tidak mengubah status quo. Hal itu agar Masjid Al-Aqsa tetap sebagai tempat suci dan dapat diakses semua umat Muslim.

Bentrokan yang terjadi antara warga Palestina dengan pasukan keamanan Israel di Masjid al-Aqsa, Yerussalem menewaskan tiga orang. Massa menuntut kebijakan pemerintah Israel yang memasang pendeteksi logam dan membatasi jemaah yang akan menunaikan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa.

Kerusuhan terjadi setelah pemerintah Israel memutuskan untuk tidak memindahkan detektor logam yang dipasang di pintu masuk kompleks Masjid Al-Aqsa, Jumat (21/7) waktu setempat. Pada minggu lalu di lokasi tersebut sempat terjadi serangan yang menewaskan dua polisi Israel. (adm3)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts