Bejat! Setelah Dicekik dan Diancam, Pelajar SMP Diperkosa Berulang Kali

Rabu, 1 Juni 2016
Ilustrasi
Baturaja,sumselupdate – Nasib sedih dialami seorang pelajar SMP di Kota Baturaja sebut saja Bunga (15), warga Desa Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU. Pasalnya, karena tidak bisa menolak kemauan pacarnya RW (22), warga Desa Laya, Kecamatan Baturaja Barat. Pelajar kelas III salah satu SMP di Kota Baturaja ini harus rela disetubuhi sang pacar hingga berulang kali.
Alhasil, setelah didesak untuk menikahinya, sang pacar kabur sehingga korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke petugas SPKT Polres OKU, Rabu (1/6).
 
Dari laporan korban di hadapan petugas, aksi mesum tersebut terjadi pada sekitaran Desember 2015 lalu tepatnya Selasa (22/12/2015) lalu, sekitar jam 14.30 wib di rumah pelaku yang merupakan pacarnya.
Sebelum kejadian, Bunga diajak RW ke rumahnya. Rupanya, saat itu di rumah pacarnya itu sedang sepi, karena kedua orang tuanya termasuk adik-adiknya sedang berada di kebun. Di saat itulah RW memaksa dirinya untuk bersetubuh. Meski sempat menolak, karena dipaksa dan dicekik lehernya, Bunga mengaku hanya bisa pasrah saat disetubuhi RW.
 
Setelah menyetubuhi dirinya, RW mengancam dirinya agar tidak menceritakan kejadian tersebut pada orang tuanya, selain itu RW juga berjanji akan menikahinya kelak. Namun setelah aksi mesum tersebut, keesokan harinya, RW kembali mengajak dirinya ke rumahnya dan mengulangi kembali perbuatan mesum tersebut.
Setelah kejadian tersebut, RW rupanya tidak menepati janjinya malahan kabur hingga tidak diketahui keberadaannya. 
 
“Waktu itu aku diajak ke rumahnya, pas di rumahnya karena tidak ada orang aku dipaksanya, leher aku dicekik dan diancamnya,” aku korban.
 
Sementara, Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan Sik MPP melalui Kepala SPKT Polres OKU, Ipda Eddi Hernata, saat dikonfirmasi Rabu (1/6), membenarkan adanya laporan korban. Menurut Eddi, laporan korban sudah dilimpahkan ke bagian Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) untuk ditindaklanjuti.
 
“Korban sudah melapor dan saat ini laporannya sudah kita limpahkan ke pihak PPA untuk ditindaklanjuti,” singkatnya. (yan)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts