Muratara Masih Kekurangan 20 Ruang Kelas

Minggu, 29 Mei 2016
Kepbid Dikmen Muratara Syarmidi

Muratara, Sumselupdate.com – Ternyata jumlah ruang kelas setiap SMA di Enam Kecamatan Kabupaten Muratara tidak bisa menampung secara keseluruhan lulusan SMP yang akan melanjutkan sekolah ketingkat SMA. Pasalnya masih mengalami kekurangan 20 ruang kelas.

Keenam Kecamatan tersebut dengan rincian Kecamatan Rupit ada 569 orang, sedang ruang kelas yang ada hanya 13 lokal, sedangkan jumlah yang dibutuhkan sebanyak 17 ruang kelas.

Read More

Di Kecamatan Rawas Ulu jumlah siswa yang lulus 53 orang, ruang kelas yang ada 15, sedangkan yang dibutukan 16 ruang kelas, Kecamatan Karang Jaya jumlah siswa yang lulus sebanyak 377 orang 9 ruang kelas, sedang ruang kelas yang dibutuhkan sebanyak 12 kelas.

Kecamatan Rawas Ilir jumlah siswa lulusan SMP sebanyak 327 ruang kelas yang ada 7, sedangkan yang dibutuhkan 10 ruang kelas, Kecamatan Nibung jumlah siswa yang lulus sebanyak 280 orang ruang kelas yang ada 3, sedangkan yang dibutuhkan 9 ruang kelas dan Kecamatan Karang Dapo sebanyak 298 siswa yang lulus ruang kelas yang ada 6, sedangkan yang dibutuhkan 9 ruang kelas.

“Kita masih kekurangan 20 ruang kelas di sekolah tingkat SMA di enam kecamatan yang ada,” ungkap Kelapa Dinas Pendidikan (Disdik) Firdaus melalui Kabid Dikmen Syarmidi, tidak lama ini.

Dijelaskannya untuk menutupi kekurangan yang ada, kemungkinan sebagian anak harus melanjutkan pendidikannya keluar daerah seperti Lubuklinggau dan Sorulangun Jambi.

“Meningat masih kekurangan ruang kelas, terpaksa pihak sekolah harus membatasi Penerimaan Siswa Baru (PSB) karena jika tidak dibatasi, maka ruang kelas yang ada tidak bisa menampung jumlah siswa yang ada,” jelas Syarmidi.

Langkah apa untuk ke depan? Syarmidi mengatakan pihaknya akan berupaya untuk melakukan penambahan RKB, namun sayangnya SMA terhitung I Januari 2017 sudah diambil alih oleh pihak provinsi.

“Kita akan melakukan penambahan RKB, namun sangat disayangkan 1 Januari 2017 SMA sudah diambil alih orang provinsi, “bebernya.

Ia mengharapkan baik pemerintah Kabupaten ataupun Provinsi untuk menambah ruang kelas. Dengan begitu anak-anak yang ada bisa melanjutkan sekolah di sini dan tidak perlu lagi keluar daerah.

“Sangat mengharapkan adanya bantuan dari Pemkab dan Provinsi dalam penambahan kekurangan tersebut,” harapnya. (ain)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts