Pimpinan ISIS Asia Tenggara Diduga Kabur dari Kota Marawi

Sabtu, 24 Juni 2017
Abdullah Maute (Berdiri) dan Isnilon Hapilon

Marawi City, Sumselupdate.com – Salah seorang buronan paling dicari Amerika Serikat diduga telah meloloskan diri dari kota Marawi yang menjadi ajang pertempuran selama lima pekan.

Isnilon Hapilon, yang dianggap sebagai pemimpin ISIS di Asia Tenggara, tidak terlihat di zona pertempuran di kota Marawi.

Read More

“Dia (Hapilon) tak terlihat di area ini. Kami mendapatkan sejumlah laporan dia kemungkinan berhasil menyelinap keluar tapi kami masih mengonfirmasi laporan itu,” kata Letnan Jenderal Carlito Galvez, panglima daerah militer Mindano Barat.

Galvez, dalam wawancaranya dengan stasiun radio DZBB, membenarkan Hapilon kini dalam pelarian.

“Ya (melarikan diri) karena dia mengalami terlalu banyak korban. Di pihaknya korban tewas lebih dari separuh,” ujar Galvez.

Pertempuran di Marawi ini dipicu gagalnya upaya penangkapan Hapilon di tempat persembunyiannya di Marawi pada 23 Mei lalu.

Upaya militer yang gagal itu malah memicu serbuan kelompok militan Islam yang bahkan sempat menguasai sebagain besar wilayah kota Marawi dan mengibarkan bendera ISIS.

Washington menuduh Hapilon terlibat dalam penculikan tiga warga AS di Filipina pada 2001 dan menghargai kepalanya sebesar 5 juta dolar.

Hapilon memimpin sebuah faksi kelompok militan Abu Sayyaf yang sudah menyatakan sumpah setia kepada ISIS. Setelah lima pekan pertempuran sebanyak 300 anggota kelompok militan dan 67 personel militer Filipina tewas. (adm3/kcm)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts