PALI, sumselupdate.com – Terkait terjadinya insiden meledaknya line pipa gas milik PT Pertamina EP Asset 2 Field Adera yang memakan korban tiga warga Desa Simpang Babat, Kecamatan Penukal, kamis (26/5) sore kemarin.
Ternyata pihak dari SKK Migas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) belum mendapat laporan tentang kejadian meledaknya line pipa gas yang berada di Stasiun Dewa PT Pertamina EP Adera Field, Desa Panta Dewa, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.
Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala SKK Migas Sumbagsel, Tirat Sumbu Ichtijar ketika dihubungi awak media, Jumat (27/5).
Tirat Sambu Ichtijar mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima secara resmi laporan atas kejadian tersebut. Namun pihaknya sudah mengetahui pemberitaan di media cetak.
“Kalo laporan belum, tapi kami sudah mengetahui peristiwa itu di koran,” katanya.
Tirat Sambu belum bisa berkomentar banyak terkait hal itu, namun jika benar pipa tersebut bocor dan ada korban pihak Pertamina harus bertanggungjawab atas korban.
Ia mengungkapkan pihak Pertamina segera melakukan perbaikan, pengecekan bahkan pergantian pipa yang rusak.
“Jangan sampai hal tersebut kembali terjadi, segera dilakukan penyisiran dan pergantian pipa yang rusak jika benar itu bocor,” ungkapnya. (adj)











