Sekda PALI Tegaskan Penyaluran Rastra Selesai Sebelum Lebaran

Selasa, 13 Juni 2017
Sekda PALI H. Robby Kurniawan

PALI, Sumselupdate.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten PALI H. Robby Kurniawan menegaskan agar dalam penyaluran Beras Untuk Keluarga Sejahtera (Rastra) sebelum lebaran harus sudah tersalur semua.

Seperti dilaporkan, dari lima kecamatan yang ada di Kabupaten PALI baru dua kecamatan yang sudah maksimal dalam menyalurkannya, yakni Kecamatan Talang Ubi dan Kecamatan Tanah Abang. Sementara tiga kecamatan lain belum maksimal.

Read More

Camat Abab Drs. Arpan Manaman menjelaskan bahwa untuk diwilayahnya baru dua desa yang sudah selesai penyalurannya. Hal tersebut terkendala karena keterlambatan sosialiasi dari instansi terkait.

“Kemarin belum tahu masuk leading sektor yang mana, antara Dinas Ketahanan Pangan sama Dinas Sosial. Tapi, akhirnya diputuskan masuk Dinsos. Jadi ada keterlambatan sosialisasi. Saat ini kami sudah koordinasi terus dengan perangkat desa di Kecamatan Abab,” jelas Arpan saat ditemui, Selasa (13/6/2017).

Sebelumnya, Sekda PALI telah menegaskan untuk lebih mengoptimalkan penyaluran Rastra, bahkan sebelum lebaran harus sudah selesai. Untuk itu, dirinya meminta seluruh perangkat pemerintahan mulai dari kecamatan, kepala desa, hingga ke perangkat desa bahu membahu menyalurkan Rastra.

“Komunikasikan dengan pemerintah terkait, baru dua kecamatan, harus dimaksimalkan sebelum lebaran. Untuk itu, seluruh kecamatan, pastikan program rastra berjalan dan kepada camat jangan apatis,” tegas Sekda.

Mantan Pjs. Bupati OKU Selatan itu juga menerangkan penyaluran Rastra harus tepat jumlah dan tepat sasaran.

“Tepat jumlah, artinya upgrading data para penerima yang sesuai, kemudian tepat sasaran harus dikomunikasikan dengan pemerintah terkait sehingga apa yang menjadi keinginan pemerintah dalam penyaluran rastra benar-benar tercapai,” tukasnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinsos Kabupaten PALI Drs. Sumarwan menjelaskan untuk di kabupaten PALI penyaluran rastra sebanyak 11.013 keluarga penerima rastra dari 1,9 juta kg beras yang disalurkan. Serta untuk kendala, disebabkan oleh banyaknya daerah yang belum menyelesaikan tebusan.

“Keterlambatan ini juga dikarenakan dilakukan verifikasi ulang. Apalagi dengan sistem yang baru sekarang, ada uang ada barang, maka itu juga menjadi penghambat. Tetapi, kami yakinkan penyaluran tepat sasaran dan tepat jumlah,” tandasnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts