Palembang, Sumselupdate.com – Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Sumsel Joko Imam Sentosa menghadiri pembukaan focus group discusion (FGD) asistensi mekanisme dan lembaga kerjasama di kawasan perkotaan metropolitan wilayah barat, di Batiqa Hotel Palembang, Rabu (3/5/2017).
FGD yang dilaksanakan Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kemendagri ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman pemerintah daerah terkait mekanisme dan kelembagaan kerja sama antar daerah.
Semua itu dalam rangka pembangunan kawasan perkotaan metropolitan sebagai masukan kebijakan di pusat serta mengidentifikasi permasalahan dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pengelolaan kawasan perkotaan metropolitan.
Joko Imam mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel sangat menyambut baik dilaksanakannya FGD ini, sekaligus berharap ada kerja sama yang bisa ditindaklanjuti dan menghasilkan gagasan baru untuk kemajuan kawasan perkotaan wilayah barat.
Menurutnya, walaupun FGD ini forum diskusi yang kecil, namun harus bisa menghasilkan hal besar dan tidak sekadar penetapan pengembangan wilayah, tapi juga melalui potensi berbagai bidang yang dimiliki Sumsel dapat menghasilkan kerja sama.
“Walaupun diskusi nya kecil, tapi diharapkan bisa berlangsung efektif, berkualitas tinggi dan menghasilkan tindak lanjut,” harapnya.
Kasi Fasilitasi Kawasan Perkotaan Wilayah I yang juga Ketua Panitia FGD, Nursyah Rizal mengatakan, kegiatan FGD ini berlangsung 2-4 Mei dengan peserta meliputi wakil peserta pusat dan daerah sebanyak 50 orang terdiri dari pejabat Bappeda dan Setda Kota/Kabupaten yang menangani kerja sama di kawasan perkotaan wilayah barat.
“Kita berharap kegiatan ini dapat menghasilkan rumusan sebagai evaluasi pengembangan pengelolaan khusus prioritas nasional pengembangan kawasan perkotaan metropolitan ke depan,” tandasnya. (ery)











