Hairul: Lebih Baik Sekolah Gelar Yasinan Agar Pelajar Tidak Konvoi

Rabu, 3 Mei 2017
Hairul Mursalin, Anggota DPRD PALI dari PPP.

PALI, Sumselupdate.com – Anggota DPRD Kabupaten PALI masih menyayangkan adanya aksi coret-coret dan konvoi para pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) ketika merayakan pengumuman kelulusan.

Meski pengumuman kelulusan disampaikan sore hari, namun sejak siang puluhan pelajar SMA sudah melakukan konvoi dengan sepeda motor dengan mengenakan seragam yang sudah dicoret menggunakan cat semprot.

Read More

Serta meski kemarin jajaran Satpol PP sudah menangkap pelajar yang melakukan aksi tersebut, namun hari ini para pelajar di Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, kabupaten PALI tetap melakukan aksi coret-coret dan konvoi.

Kasat Pol PP PALI, Mukhlis Nabil ketika dihubungi Sumselupdate.com, Rabu (3/5/2017) mengatakan, pihaknya hanya memberikan pengarahan dan pembinaan kepada para pelajar yang kedapatan konvoi tersebut.

“Kemarin para pelajar tersebut kita berikan pembinaan saja agar jangan kebut-kebutan di jalan, terus kalau ingin meluapkan rasa senangnya rame-rame di lapangan luas, sehingga tidak mengganggu pengguna jalan,” ujar Mukhlis.

Dirinya juga mengatakan untuk pelajar yang konvoi dan coret-coret kemarin ternyata banyak juga yang berasal dari Desa Jirak, Kabupaten Musi Banyuasin. Namun mereka tidak ada yang membawa barang terlarang.

Melihat fenomenal tersebut, Hairul Mursalin, anggota DPRD Kabupaten PALI menyampaikan keperihatinannya dalam dunia pendidikan itu. Terjadinya degradasi nilai yang dialami para pelajar saat ini.

“Kalau zaman saya, tidak ada seperti itu. Ini seperti sudah membudaya, namun budayanya ke arah yang negatif,” tandasnya.

Ketua DPC PPP Kabupaten PALI itu juga meminta instasi terkait, seperti Dinas Pendidikan dan pihak sekolah agar lebih tegas kepada para pelajar.

“Bisa kita cegah. Caranya dengan berlaku tegas, misal kedapatan ikut konvoi diberi sanksi berupa penundaan ijazah. Atau pihak sekolah langsung mengkoordinir dengan mengadakan yasinan atau syukuran bersama di sekolah, sehingga anak-anak tidak ada kesempatan konvoi,” tegasnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts