Dinkes OKU Sebut Penderita DBD Menurun

Rabu, 26 April 2017
Nyamuk Demam Berdarah Dengue

Baturaja, Sumselupdate.com – Cuaca tak menentu yang melanda wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) akhir-akhir ini nampaknya akan terus terjadi. Tentu hal ini sedikit banyak mempengaruhi kesehatan masyarakat.

Namun, hal tersebut dibantah Dinas Kesehatan OKU. Menurut Kadinkes OKU, Suharmasto, SKM, M Epid, melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Andi Prapto, SKM, jika hal itu tidak berdampak negatif untuk kesehatan masyarakat.

Read More

Program Jumat Bersih yang dicanangkan Bupati OKU, Drs H Kuryana Azis, berimbas pada menurunnya penderita Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pasalnya, efek positif Program Jumat Bersih berdampak pada kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat serta menjaga lingkungan tetap bersih.

“Sepanjang Januari-Maret 2017, hanya terjadi satu kasus DBD. Penderitanya dari Kelurahan Kemalaraja,” kata Andi Prapto, Rabu (26/4/2017).

Untuk penderita malaria, lanjut Andi, OKU aman dari kasus malaria. Pasalnya, sepanjang Januari-Maret 2017, di OKU hanya terjadi 5 kasus. 3 kasus dari Desa Tanjung Lengkayap dan 2 kasus dari Kelurahan Kemalaraja. Nah, bila dilihat dari incident rate malaria, OKU aman.

“Pasien yang terjangkit malaria dan DBD sudah sembuh,” jelas Andi.

Diungkapkan Andi, daerah endemis malaria berada di Desa Tanjung Lengkayap, Kecamatan Lengkiti dan Desa Penyandingan, Kecamatan Sosoh Buay Rayap.

Untuk itu, 26 April mendatang, pihaknya akan melakukan pemeriksaan daerah di Kecamatan Sosoh Buay Rayap yang dipusatkan di Desa Tungku Jaya, sekaligus membagikan kelambu dan bubuk abate.

“Target kita 500 warga Kecamatan Sosoh Buay Rayap darahnya kita periksa apakah terjangkit malaria,” imbuh Andi.

Untuk mencegah penyebaran penyakit malaria, Andi meminta masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk serta menjaga kebersihan lingkungan. Pasalnya, melakukan pemberantasan sarang nyamuk lebih efektif untuk mematikan mata rantai penyebaran malaria.

“Kita harap jumlah kasus DBD dan malaria tidak bertambah. Namun, kita wajib mewaspadai merebaknya penularan penyakit malaria karena curah hujan cukup tinggi dan kita minta warga untuk waspada penyebaran penyakit ini,” katanya. (Wid)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts