1.180 Koli Soal Ujian Nasional Sudah Diterima Disdik Sumsel

Senin, 27 Maret 2017
Kepala Dinas Pendidikan Sumsel Widodo, memeriksa soal UN yang telah diterima.

Palembang, Sumselupdate.com – Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK/MA secara resmi Dinas Pendidikan Sumsel menerima sebanyak 1.180 koli dari PT Temprina, selaku percetakan soal dan pendistribusian ke 17 kabupaten/kota akan dilakukan pada 30 Maret mendatang.

Penanggungjawab pelaksanaan UN Sumsel sekaligus Kabid SMA, Bonny Syafrian mengatakan jumlah koli berisi soal Ujian Nasional tahun ini mengalami penurunan dratis dibandingkan tahun lalu. Karena sebagian pelaksanan ujian sudah beralih ke sistem dan hanya tinggal beberapa sekolah yang masih menggunakan kertas ujian.

Read More

“Peningkatan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di jenjang SMA/MA yang mencapai 56 persen, sedangkan SMK sudah 90 persen dan hal ini berdampak pada pengurangan koli soal. Tentunya ini mempermudah kita dalam proses pengiriman karena jumlahnya sudah tidak terlalu banyak,” katanya, Senin (27/3/2017).

Kendati jumlah koli soal sudah jauh berkurang, namun pihaknya tetap akan memberikan pengawalan ketat dalam proses pengiriman soal.  Satu bis pengantar soal akan dikawal tiga personel polisi sebagai bentuk pengamanan dalam pengiriman ke setiap kabupaten/kota.

“Pada 29 Maret soal akan dimasukkan ke dalam truk, lalu dikirim sesuai rute dan masih menggunakan 7 jalur pengiriman, rute 1 OKI, OI. Rute 2 OKU, OKUT, OKUS. Rute 3 Prabumulih, PALI. Rute 4, Muaraenim, Lahat, Pagaralam. Rute 5, Banyuasin, Muba, Lubuklinggau. Rute 6, Mura, Empat Lawang, Muratara. Rute 7, Palembang. Kali ini tidak ada prioritas pengiriman, karena waktu sudah terbilang cukup,” jelasnya.

Mengenai pelaksanaan Ujian Nasional, Bonny mengatakan untuk tingkat SMA akan digelar 11-13 April, sedangkan untuk tingkat SMK digelar 3-6 April. Pelaksanaan UN SMA dan SMK tidak bersamaan, karena lebih pada kesiapan fasilitas, di mana siswa SMA bisa meminjam komputer SMK dengan pelaksanaan sudah lebih dulu.

“Tahun ini ada 89.655 siswa SMA/MA/SMK yang akan mengikuti Ujian Nasional, baik itu UNBK atau UNPK. Serta pelaksanaan Ujian Nasional bukanlah penentu kelulusan, sehingga kita imbau agar siswa atau pun sekolah tidak harus melakukan kecurangan,” tandasnya. (sbw)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts