Palembang, Sumselupdate.com –Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Djoko Prastowo mengatakan, akan melakukan tindakan tegas terkait keributan di Diskotik Darma Agung (DA) Palembang yang melibatkan antara rombongan oknum anggota polisi dengan pihak sekuriti setempat pada Minggu (8/5) dinihari.
Dalam bentrok berdarah itu, menyebabkan jatuhnya seorang korban jiwa dari pihak sekurity DA.
“Kan sekarang yang sekuriti sudah mati, sedangkan anggota masih dirawat di rumah sakit. Jadi sekarang kita tunggu saja sehat dan setelah sehat baru kita periksa. Jika nantinya dalam pemeriksaan terbukti bersalah, dah kita pecat aja deh,” katanya saat ditemui di Polda Sumsel, Senin (9/5).
Sedangkan saat disinggung mengenai para pelaku lainnya, dikatakan Djoko, pihaknya juga akan memprosesnya.
“Itukan pengeroyokan jadi semua terlibat dan akan kita proses semua,” katanya.
Sebagaimana diberitakan, Adiron Plaja (40) yang sehari-hari bekerja sebagai sekurity Diskotik DA Palembang tewas dikeroyok di halaman diskotik tempat bekerja, Minggu (8/5), sekitar pukul 04.00.
Korban yang merupakan warga Jalan Perjuangan Sukawinatan, RT 52 RW 07, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Sukarami Palembang tewas usai dikeroyok sekitar 10 orang yang hendak masuk ke dalam.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok di bagian kepala, luka tusuk di bagian punggung, lengan dan tangan kanan. Sehingga harus di larikan ke IGD RSMH Palembang. Namun saat tiba di sana korban tak dapat diselamatkan. (ery)











