PALI, Sumselupdate.com – Line pipa transfer minyak dan gas (Migas) yang diduga milik PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field yang terletak di Desa Talang Akar Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI kembali bocor dan mencemari lingkungan warga desa setempat.
Belum diketahui penyebab pasti bocornya pipa migas tersebut. Namun, berdasarkan pantauan awak media di lapangan, Rabu (8/3/2017) pipa yang bocor tersebut sudah dilakukan pengkleman atau pengecoran sepanjang lebih kurang enam meter.
Kendati demikian, semburan minyak mentah atau crude oil telah mencemari kebun warga dan aliran Sungai Dua Desa Talang Akar. Serta dari jarak sekitar 30 meter, bau minyak sudah sangat menyengat.
Tampak juga di lapangan sejumlah warga setempat sedang membersihkan tumpahan minyak yang dimasukkan ke dalam kantong-kantong plastik dan diangkut dengan menggunakan mobil truk.
Ditemui di lokasi kejadian, Heru Martin kepala Desa Talang Akar mengatakan warga mengetahui pipa bocor tersebut, Kamis (2/3/2017) lalu, saat warga sedang di kebun.
“Informasinya, pipa bocor yang diduga akibat sabotase orang tidak dikenal (OTD) itu terjadi pada Rabu (1/3/2017) malam. Dan diketahui warga ketika Kamis paginya. Semburan minyak mentah tersebut terkena kebun warga, dan sekitar 20 batang karet terkena semburan tersebut. Bahkan, ceceran minyak sudah mengalir ke aliran sungai yang bermuara ke Sungai Dua, dimana Sungai Dua tersebut sering dijadikan warga untuk mandi dan mencuci,” jelas Heru kepada sumselupdate.com, Rabu (8/3/2017).
Hingga saat ini, belum ada koordinasi dari perusahaan terkait pipa bocor dan semburan minyak yang telah mencemarkan lingkungan.
“Kita hanya ingin perusahaan bertanggung jawab soal pembersihan lingkungan yang tercemar serta memulihkan kembali kebun atau sungai yang sudah terkena limbah crude oil tersebut,” harapnya. (adj)











