Pengunjuk Rasa Mendesak Menteri Desa Tidak Diskriminasi

Senin, 2 Mei 2016
Suasana unjuk rasa diadepan kantor gubernur sumsel

Palembang, Sumselupdate.com – Sekitar 50 orang berunjuk rasa di halaman kantor Gubernur Sumsel, Senin (2/5) menyampaikan orasi menolak rencana penyeleksian ulang pendamping dana Desa yang dilakuka kementerian Desa.

Koordinator aksi Heri Purwanto, menyampaikan pada saat dilakukan penyeleksian anggota baru untuk mengisi kekosongan, pihaknya yang sudah menjadi anggota lama dilibatkan sebagai panitia tim seleksi, namun apa yang terjadi setelahnya, anggota lama justru harus diseleksi ulang.

Read More

“Saat itu kita justru tenaga ahli yang terlibat untuk menyeleksi anggota baru untuk ditempatkan mengisi adanya kekososngan, tapi anehnya lagi malah kami mau diaeleksi ulang,” urainya.

Lebih lanjut ia menyampaikan adanya indikasi kecurangan yang sengaja dibentuk untuk melepasa tenaga pendaping yang lama dan memasukkan anggota yang baru sebagai tenaga yang akan bekerja masa kerja mendatang.

Indikasi kecurangan juga terlihat dari adanya indikasi masuknya Ormas tertentu, selain itu untuk merekrut ukang harus merujuk kepada aturan atau juklak yang berlaku, namun dalam perekrutan yang sudah dilakukan itu tidak mengikuti aturan yang berlaku.

“Untuk merekrut ulang harus merujuk kepada aturan atau juklak yang berlaku, namun dalam perekrutan yang sudah dilakukan itu tidak mengikuti aturan yang berlaku”, jelasnya.

Lebih lanjut para pengunjuk rasa mengancam akan turun lagi dengan masa lebih banyak kalau tuntutan mereka tidak dipenuhi dan akan turun lagi pada 20 Mei 2016 mendatang.

Puluhan orang yang berasal dari berbagai kabupaten/kota di Sumatera Selatan ini menekankan agar Kemendes  menghentikan  rencana rekruit ulang terhadap petugas yang lama. Dan menolak diskriminasi terhadap eks anggota PNPM. (adi)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts