Palembang, Sumselupdate.com –Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang mengklaim sebagai partainya anak muda tersebut menargetkan lolos verifikasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) dan verifikasi faktual Komisi Pemilihan Umum (KPU), sebagai peserta Pemilu 2019.
Target itu dikemukakan Ketua Umum DPP PSI Grace Natalie di sela-sela rapat koordinasi wilayah (Kopdarwil) DPP, DPW, dan DPC PSI Sumatera Selatan (Sumsel) di Selebritis Eentertainment Palembang, Sabtu (24/4).
“Kita optimis, PSI akan lolos verifikasi yang akan dilakukan pada 22 Mei 2016 nantinya,” kata Grace.
Menurut Grace optimisme itu didasarkan struktur kepengurusan yang sudah terbentuk di seluruh Indonesia, hingga tingkat kelurahan dan RW/RT, sehingga ia tidak khawatir jika nantinya hasil verifikasi dinyatakan tidak memenuhi syarat.
“Kita tidak ada khawatirnya, asalkan dilakukan objektif dan profesional verifikasinya. Mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan, kita menguatkan struktur partai dan pemahaman pengurus untuk menghadapinya,” kata Grace.
Mantan reporter televisi swasta ini berkeyakinan itu didasarkan syarat lolos verifikasi yaitu pengurusan dan sekretariat.
Ia menjelaskan dalam rangka verifikasi tersebut PSI yang berdiri 16 November 2014 lalu, hingga sekarang kepengurusan sudah seratus persen untuk tingkat provinsi, kabupaten/kota di Indonesia. Sementara untuk pengurus kecamatan sudah ada sekitar 60 persen.
“Sekarang kita lebih fokus persiapan teknis administrasi seperti kantor, kepengurusan sudah, surat (kop surat), termasuk foto kepala daerah di setiap kantor,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPW PSI Sumsel Alvin Kennedy mengungkapkan, jika saat ini kepengurusan di DPW Sumsel, maupun tingkat kabupaten/kota di Sumsel sudah seratus persen lengkap. Sedangkan tingkat kecamatan sudah mencapai 50 persen.
“Dulu saya lebih dikenal dalam usaha dengan berbuat memberikan lapangan kerja, tetapi sekarang ke politik untuk berbuat lebih luas lagi, bagi Sumsel dan Indonesia,” katanya.
Dilanjutkan Alvin, dalam mengenalkan partai (PSI) ke masyarakat luas, pihaknya akan melakukan sosialisasi dalam kegiatan yang ada di lingkungan masing-masing pengurus.
“Jadi, kita tidak akan jor-joran, namun melakukan yang bisa diperbuat di lingkungan sekitar dulu. Seperti, nanti di Kecamatan kita buat program rutin namun simple, yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti fogging dan lain sebagainya,” katanya.(ery)











