Bela Ulama, Besok FPI Sumsel dan Massa Almunas Gelar Aksi Damai di Halaman Masjid Agung

Kamis, 2 Februari 2017
Sekjen FPI Sumatera Selatan Habib Mahdi (tengah) bersama Ustaz Solihin Hasibuan (kiri) dan Ust Umar Said memberikan keterangan terkait rencana ikut aksi super damai pada 2 Desember 2016 di Jakarta, Senin (28/11/2016).

Palembang, Sumselupdate.com – Aliansi Muslim Nasional Sumatera Selatan (Almunas) bersama Front Pembela Islam (FPI) Sumsel akan menggelar aksi damai.

Aksi damai yang dinamai ‘Bela Ulama’ tersebut akan dilaksanakan besok di depan Masjid Agung Sultan Mahmud Baddarudin II Palembang usai salat Jumat berjamaah.

Read More

Sekjen FPI Sumatera Selatan Habib Mahdi mengungkapkan, pada aksi damai nanti seluruh simpatisan dan aktifis FPI di Sumsel akan ikut turun ke jalan yang diperkirakan mencapai 10 ribu massa.

Sedangkan untuk Almunas masih belum bisa perkirakan karena bukan dirinya sebagai koordinator aksi.

“Dalam aksi nanti kami meminta agar tidak ada krimininalisasi terhadap ulama. Kami hanya menggelar sajadah, tausiah serta membaca doa bersama untuk para ulama. Tidak ada longmarch, hanya duduk di halaman masjid bersama. Kita meminta agar tidak ada lagi kriminalisasi terhadap ulama,” terangnya.

Bahkan dirinya menjamin, selama aksi damai akan berlangsung secara tertib tanpa ada menimbulkan gangguan terhadap masyarakat dan hanya terpusat disatu titik saja sehingga tidak menimbulkan kemacetan.

“Kami juga memikirkan masyarakat, kalau longmarch bisa menimbulkan kemacetan. Aksi nanti, hanya di halaman Masjid Agung saja duduk dan berdoa bersama,” kata dia.

Sementara itu, disinggung soal penetapan Imam besar FPI Habib Rizieq lantaran diduga menistakan pancasila, menurut Habib Mahdi mereka tidak mempermasalahkan hal tersebut selama pihak Kepolisian bekerja secara profesional.

“Kami menanggapi positif penetapan Habib Rizieq sebagai tersangka, kita mencoba lihat, Polisi sejauh ini mengatakan profesional dan objektif, kita akan lihat, apakah betul akan memperbaiki citra di masyarakat.Habib rizieq tetap patuh hukum, kami berharap tidak ada rekayasa dan polisi bertindak profesional.Apalagi Kapolri orang Palembang,” pungkasnya. (tra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts