Baturaja, Sumselupdate.com – Diduga tak kuat dengan dosis obat yang dikonsumsinya, Kosasih (50) warga Tanjung Enim Kabupaten Muara Enim tewas di depan kamar mandi sebuah Panti Pijat di kawasan Batu Kuning Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selasa sore, (31/1/2017).
Kondisi mayat Kosasih mengeluarkan busa dari mulut dan hidungnya. Mayat Kosasi pertama kali dilihat oleh Mira Aprianti (32) yang juga tukang pijat yang disewa oleh Kosasih, saat masih dalam keadaan hidup.
Menurut keterangan Mira, saat itu Kosasih yang memang sering menyambangi panti pijat “Intan”, datang sekitar pukul 16.00 WIB, setelah sepakat harga dengannya kemudian Kosasih dan Mira masuk ke kamar yang hanya ditutupi dengan kain di bagian depan ruangan.
“Belum sempat pijat pak, dia itu (Kosasih-red), tapi bajunya sudah dilepas. Katanya kebelet buang air kecil ke WC,” terang Mira.
Selang dua menit, terdengar ada teriakan minta tolong dari arah dapur dekat kamar mandi, Mira bersama rekan-rekannya langsung mendatangi sumber suara. Ternyata sumber suara tersebut dari Kosasih yang sudah terkulai lemas di depan kamar mandi sambil mengeluarkan busa dari mulutnya.
“Sempat kami kasih bantal Pak, dia itu. Tapi mulutnya langsung mengeluarkan busa dan tak sadar lagi,” jelas Mira.
Sementara itu Kapolres OKU AKBP Leo Andi Gunawan, SIk, MPP, melalui Kasat Reskrim AKP Hermianto didampingi Kapolsek Baturaja Timur AKP Saharudin yang berada di lokasi mengatakan, diduga korban meninggal lantaran over dosis mengonsusmsi obat-obatan. Hal tersebut dipertegas dengan ditemukannya obat Polofar Plus di saku celananya.
“Anggota satreskrim saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan teman korban. Korban ini sopir. Karena masih mengantri semen diduga korban ke panti pijat sembari menunggu, yang diamankan untuk sementara pakaian korban dan ada obat-obatan. Untuk penyebab meninggalnya, masih diselidiki dan korban sudah di bawah ke RSUD untuk dilakukan visum,” ujar Saharudin.
Tak lama berselang, salah satu warga yang datang mengaku mengenali korban, menurutnya korban sopir truk tronton pengangkut semen yang bekerja di Mitra Raya, ia juga sempat menghubungi pihak keluarga korban yang berada di Muara Enim.
“Ini Kosasih pak, sopir MR (Mitra Raya-red), nanti keluarganya saya hubungi. Untuk identitasnya ada di truknya sekarang parkir di PTSB menunggu giliran antri,” pungkas warga yang juga pengurus kendaraan Mitra Raya ini. (Yan)











