PALI, Sumselupdate.com – Setelah sebelumnya dilakukan penandatanganan komitmen perangi narkoba di atas kain putih 3×4 Meter beberapa waktu lalu oleh Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), kemarin (Rabu/20/4) pemkab PALI kembali mengajak pelajar yang ada di Bumi Serepat Serasan untuk memerangi narkoba.
Dengan menggandeng Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Sumatera Selatan pemerintahan yang baru terbentuk tiga tahun ini menggelar sosialisasi tentang bahaya narkoba kepada ratusan pelajar.
Acara yang berlangsung di gedung Pesos Komperta Pertamina Pendopo ini, selain ratusan pelajar juga tampak hadir dari kepolisian sektor Talang Ubi, Kejaksaan Negeri cabang Pendopo, SKPD serta seluruh Camat yang ada di bumi Serepat Serasan.
Dalam sambutannya, Bupati PALI H. Heri Amalindo berpesan kepada seluruh yang hadir di acara tersebut untuk menjauhi Narkoba.
“Tolong jauhi Narkoba, jangan coba-coba mendekatinya apalagi memakainya, karena sekali mencoba seumur hidup kita akan jadi budak Narkoba. Begitu besar bahayanya, negara kita mengeluarkan dan menyatakan perang terhadap barang haram itu,” pesannya.
Lebih lanjut orang nomor satu di Bumi Serepat Serasan ini juga menambahkan untuk bebas dari Narkoba, tidak akan habis apabila yang memerangi hanya BNN dan kepolisian tapi butuh kerjasama dan tekad kita semua.
“Coba seluruh masyarakat PALI tidak membeli Narkoba, dengan sendirinya akan hilang. Jadi memberantas Narkoba tidak akan habis kalau cuma BNN dan kepolisian yang memeranginya. Mari mulai sekarang kita bertekad untuk tidak mengenal barang haram itu,” ucap Heri.
Ditambahkannya, masih banyak pekerjaan yang harus diperbuat untuk membangun PALI.
“Lebih baik kita bekerja dan memberikan pemikiran untuk membangun PALI. Tapi kalau sudah terbuai oleh narkoba pikiran kita tidak sampai ke situ. Ayo tekadkan diri kita untuk jauhinya, bangun PALI ini agar tiga atau empat tahun kedepan bisa lebih Cemerlang, ” ajaknya.
Kepala BNNP Sumsel, Brigjen pol Drs. M Iswandi Hari, SH MSi memaparkan bahaya Narkoba dengan diselingi pemberian kuis atau pertanyaan kepada pelajar yang hadir untuk lebih memahami dan mengetahui tentang Narkoba.
Kalau ada acara maupun melihat petugas BNN, si pemakai narkoba pasti gelisah dan tidak akan bisa tenang dan mereka takut. Makanya bagi yang sudah pakai Narkoba berhentilah. Tapi kalau masih pakai tunggulah waktunya, penderitaan pasti dirasakan seumur hidupnya,” paparnya.
Menurutnya, narkoba adalah racun yang bisa merusak syaraf.
“Sudah kita ketahui bahwa yang namanya racun tidak ada manfaatnya bagi tubuh, malah bisa merusak bahkan membunuh. Sama halnya dengan Narkoba, yang bisa merusak pikiran serta banyak yang mati gara-gara Narkoba. Makanya jangan pernah dekati, mencicipi apalagi membeli, sekali mencoba sulit untuk keluar dan rusaklah pikiran kita,” ungkapnya. (adj)











