PALI, Sumselupdate.com – Meski belum menemukan pelajar yang kerap menggunakan sirup obat batuk merk komix (ngomix), namun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten PALI berhasil mengamankan delapan pelajar yang sedang membolos ketika jam sekolah.
Bahkan, hasil razia tersebut berhasil diamankannya delapan pelajar itu di tempat-tempat yang biasa dijadikan pesta mabuk obat batuk itu.
Tak pelak, delapan pelajar SMP langsung diangkut ke kantor Satpol PP untuk dibina selanjutnya akan menghubungi pihak sekolah dan orang tua yang bersangkutan.
“Kita dapati delapan anak berada di tribun lapangan sepakbola saat jam belajar. Disinyalir mereka akan berpesta komix, sebab di tempat itu merupakan tempat favorit penikmat sirup obat batuk itu yang kebanyakan dari kalangan pelajar,” kata Mukhlis Nabil, Kasatpol-PP yang langsung memimpin razia tersebut sejumlah media, Jumat (6/1/2017).
Razia yang dilakukan Satpol-PP dan korps Brimob PALI serta beberapa anggota Polsek Talang Ubi itu, menurut Mukhlis sebagai tindak lanjut atas keresahan masyarakat terhadap menjamurnya penikmat peminum komix secara berlebihan.
“Masyarakat telah resah dengan banyaknya generasi muda yang hobi mabuk komix, dan yang lebih memprihatinkan lagi kebanyakan dari kalangan pelajar. Oleh sebab itu, kita lakukan razia untuk menyapu bersih pecandu komix. Serta kegiatan ini akan rutin kita lakukan, untuk menekan fenomena ini,” terangnya yang didampingi Zulkopli, Kabid Perlindungan Masyarakat (Linmas) Satpol PP Kabupaten PALI.
Terpisah, menurut keterangan Sumi (30) salah satu warga sekitar, bahwa kebiasaan anak muda berpesta komix baru satu tahun terakhir ini, dan biasanya saat jam pulang sekolah atau ketika ada hiburan orgen tunggal.
“Kami minta kepada pihak terkait agar rutin lakukan razia dan jangan hanya di pagi hari, tetapi lakukan juga pada sore dan malam hari. Sebab biasanya pada jam-jam seperti itu yang ramai anak-anak pesta komix,” pintanya.
Sementara Dr (15) salah satu pelajar SMP yang terjaring razia mengaku bahwa dirinya pernah mengonsumsi komix.
“Aku hanya diajak kawan Pak,dan ingin dilihat gaul. Rasanya pahit, tapi aku tidak sampai mabuk, hanya meminum lima bungkus saja. Kalau ingin mabuk, biasanya kawan-kawan menghabiskan satu pack sirup obat batuk,” akunya. (adj)











