Palembang, Sumselupdate.com-Direktorat Lalu Lintas Polda Sumsel melakukan rekayasa lalu lintas guna dengan membuat U-turn (perputaran arah) di lima zona pembangunan Light Rail Transit (LRT).
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol Raden Slamet Santoso menjelaskan penetapan U-turn di sejumlah titik ini sudah mulai diuji coba pada Senin (26/12) dan akan terus dilakukan survey lapangan.
Hal ini dilakukan untuk mempermudah masyarakat memutar arah, sehingga masyarakat tidak bingung. “Jadi intinya, masyarakat tidak bingung dalam memutar arah,” katanya, Rabu (28/12/2016).
Menurutnya jika saat ini masyarakat masih bingung dengan U-turn yang ada sekarang. Pasalnya, dengan adanya pembangunan LRT, perputaran arah kerap berpindah-pindah, karena menyesuaikan pembangunan.
“Saat ini kita juga telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk segera memasang rambu-rambu di u-turn yang telah ditentukan,” katanya.
Adapun u-turn yang sudah ditentukan yakni, untuk zona 1 sebanyak lima u-turn, zona 2 sebanyak empat, zona 3 ada dua u-turn, zona 4 dan zona 5 sebanyak dua u-turn.
“Setelah analisa dilakukan, ada tiga faktor kemacetan di Palembang, yaitu pembangunan LRT, fly over dan jalan tol,” katanya. (ery)











