Cara mengolahnya bisa berupa menambahkan bubuk kunyit ke dalam makanan, atau membuat jamu kunyit asam segar setiap pagi.
- Temulawak (Stamina Booster yang Ramah Lansia)
Herbal ini bukan hanya baik untuk pencernaan, tetapi juga dikenal sebagai peningkat stamina. Penelitian dari Universitas Hasanuddin menunjukkan bahwa senyawa xanthorrhizol dalam temulawak dapat membantu meningkatkan energi dan mengurangi rasa lelah pada lansia, sehingga mereka lebih aktif bergerak.
Temulawak bisa dikonsumsi sebagai jamu atau kapsul herbal yang kini banyak tersedia di pasaran.
- Pegagan (Meningkatkan Sirkulasi Darah dan Memori)
Pegagan, atau dikenal juga sebagai Centella asiatica, telah diteliti oleh Institut Pertanian Bogor (IPB) dan terbukti membantu memperbaiki sirkulasi darah. Peredaran darah yang lancar sangat penting untuk fleksibilitas otot dan kekuatan tubuh bagian bawah.
Kamu bisa mengkonsumsi pegagan dalam bentuk teh herbal atau campuran salad. Hasilnya bisa dirasakan setelah penggunaan rutin selama dua minggu.
- Daun Salam (Mengurangi Pembengkakan dan Memperbaiki Mobilitas)
Selain digunakan sebagai penyedap masakan, daun salam ternyata juga memiliki efek diuretik dan antiinflamasi. Studi oleh Universitas Andalas mencatat bahwa air rebusan daun salam dapat membantu mengurangi pembengkakan pada sendi lansia.











