Palembang, Sumselupdate.com – Kombes Pol Tommy Aria Dwianto yang baru enam bulan menjabat sebagai Kapolresta Palembang, digantikan AKBP Wahyu Bintono, sesuai dengan Telegram Rahasia (TR) dari Mabes Polri dengan nomor ST/2755/XI/2016 tertanggal 14 November 2016.
Mantan staf Presiden SBY tersebut akan menempati jabatan barunya sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel. Menggantikan Kombes Pol Irawan David Syah yang akan bergeser menempati jabatan sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel.
Untuk Kombes Pol Tomex Kurniawan menempati posisi baru sebagai Direktur Lalu Lintas Polda Jabar. Posisinya sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel digantikan Kombes Pol Raden Slamet Santos yang sebelumnya menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Dikmas Korlantas.
Sedangkan AKBP Wahyu Bintono yang menggantikan Kombes Pol Tommy, sebelumnya menjabat Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.
Menanggapi hal ini Ketua Independent Police Watch (IPW) Sumsel Sofhuan Yusfiansyah menilai, pergeseran dan pergantian posisi tersebut merupakan bentuk penyegaran yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian kepada seluruh jajaran nya.
“Ini lebih kepada penyegaran menuju Polri jauh lebih baik. Bisa termasuk dalam seratus hari kerja Kapolri juga,” kata Sofhuan, tadi malam.
Dia mengatakan, dengan adanya pergantian ini, diharapkan kepolisian khususnya yang berada di Sumsel dapat menjawab dan merespon tantangan seperti tingkat kriminal yang masih tinggi. “Kita harap jangan ada penurunan kualitas kinerja dengan pergantian ini. Khususnya tindak pidana harus terus ditekan. Semaksimal mungkin harus ada upaya pencegahan bukan hanya penindakan,” terangnya.
Terkait kinerja Kombes Pol Tommy Aria Dwianto yang memimpin Polresta Palembang enam bulan belakangan ini, Sofhuan menilai sudah cukup baik.
“Perubahan sudah cukup baik. Tingkat kejahatan di wilayah Seberang Ulu yang terkenal rawan mampu ditekan. Anggota kepolisian juga saat ini sudah dirasakan keberadaannya. Dengan adanya ini (hal itu diharapkan dapat lebih ditingkatkan,” tandasnya. (tra)











