367 Siswa dari Empat Sekolah di Muratara Ikuti Simulasi UNBK

Selasa, 28 Februari 2017
Ilustrasi
Muratara, Sumselupdate.comSebanyak 367 siswa dari tiga SMP Negeri dan satu SMK Negeri di Kabupaten Muratara mengikuti simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMKN Rawas Ulu, Selasa (28/2/2017).
Simulasi dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Muratara Drs Abdul Rahman. Ia mengatakan simulasi ini diikuti tiga SMPN, yakni SMPN Surulangun, Sungai Jauh Kecamatan Rawas Ulu dan SMPN Maur Kecamatan Rupit. Serta SMK Negeri Rawas Ulu.
Pelaksanaan UNBK ini merupakan inovasi dalam peningkatan kualitas pendidikan. “UNBK dilakukan agar anak-anak menguasai ITE dan juga hasilnya akan lebih valid. Serta soal-soal akan lebih terjaga, lantaran soal antara siswa berbeda,” katanya.
Makanya tahun ini sudah dimulai dibeberapa sekolah. Harapannya di 2018 mendatang seluruh sekolah dapat menerapkan UNBK. Namun, untuk saat ini masih ada keterbatasan peralatan komputer dan juga kendala listrik yang belum normal yang mempengaruhi jaringan.

“Saat sekarang kita terkendala sarana prasarana, minimal pembanding antara komputer dengan siswa, yakni 3 banding 1 atau tiga murid satu komputer, selain itu terkendala listrik, sebab belum stabil,” terang Rahman.

Read More
Kendati demikian, ia bersyukur semangat berusaha dan mencoba ada, meski komputer yang ada tidak memadai. Sedangkan SMKN menggunkan mesin pembangkit listrik tambahan dan didukung jaringan Wifi.

“Untuk itu kita akan terus berupaya agar tahun 2018 seluruhnya bisa menerapkan UNBK, dengan menggarkan melalui APBD dan juga berusaha mencari bantuan dari pemerintah pusat,” katanya.

Sementara itu, Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Muratara Abdul Kadir menambahkan pelaksanaan simulasi serentak ini baru yang kedua kali serta pelaksanaan dibagi dalam tiga sesasion.

“Kalau dari penilaian untuk peserta terbanyak dalam simulasi daerah kita, dibanding Kabupaten Musi Rawas dan Lubuklinggau,” beber dia.
“Alhamdulillah kita sudah menerapkannya, sedangkan untuk latihan secara mandiri dilaksanakan disekolah masing-masing, karena kalau tidak dimulai dari sekarang bagaimana kedepannya pendidikan kita akan maju,” tandasnya. (ain)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts