Indralaya, Sumselupdate.com – Sebanyak 25 siswi SMA IT Raudhatul Ulum Sakatiga, Kabupaten Ogan Ilir, mengikuti pelatihan pemasaran digital yang digelar tim dosen dan mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri), Sabtu (19/9/2026).
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) tersebut mengusung tema ‘Optimalisasi Promosi melalui Iklan Berbayar dan Organik Produk Handmade di Sakatiga Ogan Ilir’ dan berlangsung di SMA IT Raudhatul Ulum Sakatiga.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari Skema Pengabdian Berbasis Masyarakat yang bertujuan meningkatkan literasi digital sekaligus memberikan keterampilan praktis kepada generasi muda dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi produk, khususnya produk handmade.
Dalam kegiatan tersebut, para peserta diperkenalkan dengan konsep iklan organik dan iklan berbayar, termasuk strategi membuat konten promosi yang kreatif dan menarik untuk media sosial.
Perwakilan SMA IT Raudhatul Ulum Sakatiga dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, pemahaman mengenai pemasaran digital relevan dengan perkembangan teknologi, terutama bagi generasi muda yang tidak terlepas dari penggunaan media sosial.
Sementara itu, Ketua Tim PkM Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi Unsri, Dr Yulia Hamdaini Putri, SE, MSi mengatakan kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya bidang pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya memiliki peran dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga perlu menyalurkan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat melalui kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk mengukur pemahaman awal peserta mengenai iklan organik dan iklan berbayar dalam konteks promosi produk melalui media digital.
Selanjutnya, peserta mengikuti pemaparan materi yang disampaikan Dr Yulia Hamdaini Putri, SE, MSi., bersama tim yang terdiri dari Tika Rahma Yani Siregar, SE, MSi, Dr Ana Yanovi, SE, MM, Yusuf Radityawan Idrad, SE, MSi, Jhon Wesly Sitanggang, SKL, MKM, dan Wirda Mardyaningsih, SE, MM.
Materi yang diberikan mencakup perbedaan iklan organik dan iklan berbayar, strategi pemanfaatannya dalam pemasaran digital, serta kiat membuat konten promosi yang menarik.
Peserta juga mendapat pemahaman mengenai pentingnya unsur visual, pesan yang disampaikan, serta karakteristik target audiens dalam membuat konten untuk media sosial.
Dalam materi tersebut dijelaskan bahwa promosi organik dapat dikembangkan melalui konten yang konsisten dan kreatif.
Sementara iklan berbayar dapat digunakan untuk memperluas jangkauan promosi kepada target audiens tertentu.
Setelah sesi materi, para siswi dibagi menjadi lima kelompok untuk mengikuti praktik pembuatan konten promosi.
Setiap kelompok diminta menentukan ide, menyusun konsep promosi, memilih visual, hingga merancang pesan yang akan disampaikan kepada audiens. Sesi tersebut juga menjadi ruang bagi peserta untuk berdiskusi dan bertukar ide.
Antusiasme peserta terlihat selama sesi praktik. Para siswi mulai menerapkan materi yang diperoleh ke dalam pembuatan konten promosi secara langsung.
Selain meningkatkan pemahaman mengenai pemasaran digital, praktik tersebut memberikan pengalaman kepada peserta mengenai pentingnya kreativitas, perencanaan, serta pemahaman terhadap karakteristik konsumen dalam menghasilkan konten promosi.
Setelah seluruh materi dan praktik selesai, kegiatan dilanjutkan dengan post-test untuk mengetahui perkembangan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi refleksi dan foto bersama antara tim pengabdian, peserta, serta pihak SMA IT Raudhatul Ulum Sakatiga.
Melalui kegiatan tersebut, tim PKM Unsri berharap para peserta memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai strategi promosi digital dan mampu memanfaatkan media sosial secara kreatif serta produktif untuk mengembangkan potensi kewirausahaan di masa mendatang.
(**)











