Sekayu, Sumselupdate.com – Sebanyak 236 calon jamaah haji asal Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) resmi dilepas keberangkatannya oleh Wakil Bupati Muba, Abrur Rohman Husen, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan pelepasan jamaah haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi tersebut digelar di Hotel Gambo Sekayu dan dihadiri perwakilan Forkopimda, Asisten I Setda Muba Ardiansyah, Kabag Kesra Setda Muba Opi Pahlopi, Staf Ahli TP PKK Muba Liliana Rohman, serta sejumlah kepala perangkat daerah terkait.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abrur Rohman Husen menegaskan bahwa ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan bagi umat Islam yang mampu, baik secara finansial maupun kondisi kesehatan.
“Ibadah haji merupakan rukun Islam kelima yang diwajibkan bagi yang mampu, baik dari segi biaya maupun kesehatan jasmani dan rohani,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para jamaah agar menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Selain memahami rukun, wajib, dan sunnah haji, jamaah juga harus menjaga kesehatan dengan memperhatikan pola makan, minum, serta istirahat yang cukup,” pesannya.
Lebih lanjut, ia mengimbau jamaah untuk menjaga sikap dan mengendalikan diri selama menjalankan ibadah.
“Dalam pelaksanaan ibadah haji, tentu akan ada berbagai tantangan. Oleh karena itu, jamaah diharapkan dapat menyikapinya dengan ikhlas, sabar, dan penuh ketabahan,” tambahnya.
Wabup juga menyampaikan doa dan harapan agar seluruh jamaah diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah.
“Atas nama pribadi dan Pemkab Muba, kami mengucapkan selamat jalan. Semoga seluruh jamaah diberikan kesehatan dan kekuatan, serta dapat meraih haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Muba, H. M. Kasrul Aswi, menyampaikan bahwa seluruh jamaah telah siap diberangkatkan, baik dari sisi administrasi maupun pembekalan manasik.
“Total jamaah sebanyak 236 orang. Seluruhnya telah siap secara dokumen dan manasik. Kami juga telah menyiapkan petugas kloter serta tenaga kesehatan yang akan mendampingi selama di Tanah Suci,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan jamaah tertua berasal dari Kecamatan Tungkal Jaya atas nama Misem Sarjan (83), sedangkan jamaah termuda adalah Moh Haikal Rizki (24) dari Kecamatan Plakat Tinggi.
“Mohon doa dari seluruh masyarakat Muba agar seluruh jamaah diberikan kelancaran dalam menjalankan ibadah haji,” tutupnya.
(**)











