2018, Sumsel Klaim Tekan Kasus Karhutla Jadi Zero Asap

Rabu, 23 Januari 2019
Rapat koordinasi antisipasi dan kewaspadaan dini terhadap potensi dan dampak bencana Kebakaran Hutan dan Lahan 2019.

Jakarta, Sumselupdate.com – Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya mengklaim bahwa daerahnya pada 2018 lalu dinilai berhasil dalam menekan terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Terlebih saat itu Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games 2019.

“Hanya saja pada 2019 ini perlu ditambah penguatan peralatan pemadaman seperti helikopter. Ini penting untuk ditambah anggarannya,” harap Mawardi saat menghadiri Rapat Koordinasi Antisipasi dan Kewaspadaan Dini Terhadap Potensi dan Dampak Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) 2019, di Ruang Rapat Nakula, Kemenko Polhukam, Jakarta, Rabu (23/1/2019).

Read More

Sementara itu, Menko Polhukam Jenderal (Purn) Wiranto dalam sambutannya memberikan apresiasi atas upaya yang dilakukan para kepala daerah dalam menekan terjadinya bencana alam di Indonesia. Mengingat dampak yang timbul akibat bencana alam yang terjadi beberapa waktu lalu memberikan dampak kerugian yang sangat besar.

“Rakor ini bertujuan untuk mengingatkan kembali dan mencari formasi baru dalam meminimalisir terjadinya  bencana alam khususnya Karhutla,” tegasnya.

Dikatakannya, berkaca pada bencana kebakaran hutan dan lahan tahun 2017, pada tahun 2018 titik api jauh lebih banyak. Namun upaya yang dilakukan sebagai antisipasi telah berjalan dengan baik. Dengan menyiapkan personil dan peralatan pemadaman. Serta memberikan sosialisasi secara terpadu pada masyarakat.

“Sedangkan untuk antisipasi penanganan karhutla 2019 dilakukan melalui penguatan pengendalian karhutla melalui patroli secara rutin dan terpadu, sosialisasi dan pelatihan pemadaman dan penanggulangan kebakaran,” pungkas Wiranto. (pra)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts