20 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Arab Saudi, Kemenhaj Ungkap Penyebab Terbanyak karena Gangguan Jantung

Writer: - Sabtu, 9 Mei 2026
Jemaah haji Kloter 6 Embarkasi Palembang bersiap diberangkatkan menuju Tanah Suci, Rabu (29/4/2026). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Jakarta, Sumselupdate.com – Jumlah jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Arab Saudi kembali bertambah. Kementerian Haji (Kemenhaj) mencatat hingga Jumat (8/5/2026), total jemaah wafat mencapai 20 orang.

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, mengatakan pada Jumat terdapat empat jemaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci.

Read More

“Kami juga kembali menyampaikan data jemaah yang wafat. Innalillahi wa inna ilaihi raji’un, pada Jumat 8 Mei 2026 terdapat empat jemaah wafat di Arab Saudi. Dengan demikian jumlah jemaah wafat di Arab Saudi hingga saat ini sebanyak 20 orang,” ujar Ichsan dalam keterangannya, Sabtu (9/5/2026).

Empat jemaah yang wafat tersebut masing-masing Ngadikin Harjowiyono (56) asal Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sibiatun Seji (72) asal Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Munisah Ijil Muhammad (87) asal Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, serta Siti Totou Umar (67) asal Kota Ternate, Maluku Utara.

Selain itu, Kemenhaj juga menerima laporan adanya jemaah yang meninggal dunia di dalam negeri saat proses keberangkatan menuju Arab Saudi.

Jemaah tersebut bernama Sutrino Agus Widodo, anggota kloter SOC 46 asal Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Sutrino dilaporkan mengalami gangguan kesehatan saat penerbangan dari Solo menuju Arab Saudi.

“Jemaah sempat diturunkan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Amri Tambunan. Namun jemaah tidak tertolong,” kata Ichsan.

Setelah meninggal dunia, jenazah almarhum dipulangkan ke Embarkasi Solo oleh pihak maskapai untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga.

Ichsan menjelaskan, mayoritas kasus kematian jemaah haji Indonesia sejauh ini disebabkan gangguan kesehatan, terutama penyakit jantung dan infeksi paru-paru.

“Mayoritas disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah ke jantung serta radang paru-paru,” jelasnya.

Atas peristiwa tersebut, Kemenhaj menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga jemaah yang meninggal dunia.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga seluruh almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan,” tandas Ichsan.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts