2 Bocah Tewas Tenggelam di Wahana Danau Tanah Mas

Selasa, 28 Juni 2016
Jasad kedua bocah yang tenggelam di Wahana Water Boom Danau Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin hendak dimakamkan warga.

Banyuasin, Sumselupdate.com -Ilham Rahman (6) dan Akbar Guntoro (11) tewas tenggelam di Wahana Water Boom Danau Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin, Senin (27/6).

Peristiwa memilukan itu bermula saat kedua korban bermain di kolam renang. Diduga, mereka berdua tidak bisa berenang dan terpeleset ke tempat dalam.

Read More

Orang tua korban, Firmansyah mengatakan, sebelum  diketahui tenggelam, anak dan keponakannya into kedua anaknya sempat terlihat  olehnya bermain di sekitar kolam yang memiliki kedalam 50 sentimeter.

“Sekitar 10 menit saya ganti celana, lalu ada pengunjung lain teriak ada mayat dan berkerumun di pinggir kolam. setelah saya mendekat Ilham dan Akbar sudah mengapung meninggal dunia,” kata Firmansyah.

Kapolsek Talang Kelapa Kompol Erwin Putra S Manik melalui Kasat Reskrim Iptu Harun mengatakan, kedua korban tenggelam di kolam yang memiliki kedalaman  1,7 meter.

“Diperkirakan kedua korban tenggelam selama 10-12 menit. Tidak ada guard (penjaga) di kolam itu karena sedang bertugas di tempat lai yang jaraknya sekitar 50 meter. Kami tetap menyelidiki meski keluarga korban menolak untuk dilakukan otopsi,” katanya.

Sementara itu, usai peristiwa itu, kolam rekreasi Danau Tanah Mas di Kelurahan Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa tetap beroperasi seperti biasa. Bahkan, wahana permainan air itu tetap ramai didatangi pengunjung.

Pantauan di lokasi kejadian yang menewaskan dua bocah asal Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kelapa itu sama sekali tidak dipasang police line atau garis polisi.

Saat ditanyai wartawan, salah satu pengunjung yang mendatangi areal permaian yang dibuka sejak tahun 2009 tersebut bersama dua anaknya, tidak mengetahui kalau di tempat itu terjadi kecelakaan yang menewaskan dua bocah.

“Wah gak tahu mas kalau kemarin ada anak-anak yang meninggal di dalam kolam ini. Sepertinya tidak ada kejadian apa-apa,” kata Mahmud warga Kelurahan Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa.‎

Dia mengakui jika keamanan di wahana permainan tersebut masih belum maksimal, namun dia tidak menyangka bakalan hingga memakan korban jiwa. “Tapi mau bagaimana lagi, anak-anak suka main ke sini karena murah meriah,” beber dia.

Usai diwawancarai Mahmud bergegas memanggil anaknya untuk segera berkemas dan pulang ke rumah. “Gawat mas, nanti anak-anak saya malah jadi korban juga,” kata dia sembari meninggalkan lokasi permainan. (zis)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts