193 Pelanggar Terjaring Dalam Operasi Yustisi di Kota Pagaralam

Operasi yustisi di Kota Pagaralam

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam,Sumselupdate.com – Sebanyak 193 orang terjaring pada pelaksanaan Operasi Yustisi hari ketiga, sesuai dengan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 30 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan pencegahan covid-19.

Bacaan Lainnya

Sebanyak 193 pelanggar terjaring di beberapa titik keramaian di Kota Pagaralam.

Informasi yang berhasil dihimpun, sebagian besar pelanggar yang terjaring operasi tersebut merupakan pelanggar yang tidak menggunakan masker pada saat beraktifitas di pusat keramaian.

“Ya salah satunya masker yang hanya dikantongi dan dipasang di leher,” ujar Kasat Pol PP Pagaralam Mastullah Muklis, Jumat (20/11).

Ia menambahkan, dari ratusan pelanggar yang terjaring oleh tim Satgas tersebut banyak diantaranya merupakan masyarakat luar Kota Pagaralam. Namun sesuai dengan kesepakatan semua pelanggar akan dikenakan sanksi.

“Sanksi yang kita kenakan, sesuai dengan kesepakatan dan sesuai dengan perwako berupa sanksi adminstratif seperti teguran lisan, daya paksa polisional seperti push up, sapu jalan, dan menyanyikan lagu indonesia raya serta dijemur di bawah matahari,” jelasnya.

Sambung Mastullah, sedangkan sanksi denda variatif maksimum Rp 50.000,- per orang sebanyak 32 orang dengan jumlah denda sebesar Rp 835.000,- denda tersebut akan disetor ke kasda melalui bank sumsel.

“Jadi kami menghimbau kepada masyarakat Kota Pagaralam maupun luar daerah yang sedang beraktifitas di luar rumah, agar selalu mematuhi protkes kesehatan covid-19 yang telah dianjurkan, seperti melaksanakan 3M mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak, agar wabah covid-19 dapat dicegah, khususnya di Kota Pagaralam,” pungkasnya.(**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.