Muratara, Sumselupdate.com – Sedikitnya ada 14 bayi dibawah lima tahun (Balita) bersaing dalam lomba Balita Sehat yang diadakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Muratara.
Ke 14 Balita tadi berebut jadi pemenang untuk mewakili Kabupaten Muratara dalam lomba yang sama tingkat provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).
Kepala Dinkes Muratara Hj. Gusti Rohmani mengatakan lomba tersebut merupakan upaya promotif untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian para orang tua, keluarga dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan anak. Seperti kebutuhan gizi, sosial hingga tumbuh kembangkan anak.
“Lomba ini bertujuan memberikan penghargaan pada orang tua dalam memelihara dan mewujudkan dalam kelangsungan hidup dan tumbuh kembang balita sebagai generasi penerus bangsa yang cerdas, “ujarnya.
Dia meneruskan lomba ini dilaksanakan secara rutin setiap tahunya yang pesertanya perwakilan dari setiap puskesmas dan yang mendapatkan juara pertama akan dikirim mengikuti lomba balita sehat tingkat Provinsi.
“Kegiatan ini bukan pertama kalinya, akan tetapi sudah yang ketiga kalinya dan yang mendapatkan juara pertama akan dikirim ketingkat provinsi untuk mengikuti lomba bayi sehat tingkat provinsi, “jelasnya.
Untuk penilian katanya, penilaian meliputi kelengkapan administrasi, diantaranya sertifikat imuniasasi dan kartu keluarga.
Jurinya Dokter umum, dokter gigi, dari tim PKK maupun dari puskesmas yang bertugas menyeleksi peserta lomba dan memilih pemenang sesuai petunjuk penilaian.
“Yang jelas balita yang mengikuti perlombaan ini sudah memenuhi persyaratan dan tim juri juga orang yang profesional, “tegasnya.
Ia menambahkan bagi para pemenang mereka mendapatkan berbagai macam hadiah diantaranya sepeda, bingkisan, trofi dan piagam.
“Banyak sekali hadiah yang kita siapkan untuk para pemenang, “terangnya.
Ditempat yang sama Bupati Muratara HM. Syarif Hidayat yang diwakili oleh Asisten I Tata Pemerintahan, Riswan Efendi, mengatakan sangat mengapresiasi adanya perlombaan ini. Karena kegiatan seperti ini sangat positif.
“Kegiatan ini sangat bagus dan jangan hanya sampai disini saja, akan tetapi harus dilalukan setiap tahunnya”, katanya.
Ia menghimbau kepada para peserta bahwa menang atau kalah, itu biasa dalam perlombaan. Namun jangan mengangap event ini sebagai pelombaan. Akan tetapi anggap saja ini suatu pengalaman yang memberikan wawasan dalam menjaga anak sehat.
Sebab menurutnya anak-anak balita ini yang nantinya akan menjadi penerus untuk memajukan Kabupaten Muratara khususnya dan pada umumnya untuk negara.
“Balita inilah yang nantinya akan menjadi penerus dan Insya Allah akan menjadi pemimpin dimasa akan datang, “Pungkasnya.(Ain)











