Laporan: Henny Primasari
Inderalaya, Sumselupdate.com – Kantor Setda Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir di KPT Tanjung Senai Inderalaya disterilkan menyusul pada Rabu (15/7/2020) berdasarkan hasil swab test sebanyak 12 orang pegawai positif terinfeksi virus Corona.
Bagian kantor yang ditutup sementara dan disterilkan adalah Kantor Asisten I, II, III, kantor Humas dan Protokol, kantor Bagian Umum dan sebagainya.
Adapun pegawai yang positif Corona adalah delapan orang yang bekerja sebagai cleaning service di kantor tersebut, sisanya merupakan TKS di Bagian Umum Pemkab Ogan Ilir.
Kasubag Tata Usaha Bagian Umum Pemkab Ogan Ilir, Abdul Salam membenarkan kalau dirinya dan rekan sekerjanya tengah bekerja di rumah, karena sejak 15 Juli tadi diberlakukan sistem Work Frome Home (WFH).
“Ya memang ada 12 orang positif Corona, delapan orang adalah cleaning service, sisanya TKS di Bagian Umum Pemkab Ogan Ilir. Mereka yang positif itu berdasarkan hasil swab test, dan sudah dibawa ke Wisma Atlet Jakabaring Palembang untuk pengobatan. Sisa petugas cleaning servis akan dilakukan swab test kedua. Tak hanya itu seluruh pegawai di bagian umum juga akan dilakukan swab test kedua. Hari ini kita libur mungkin sampai beberapa hari, sementara tutuplah. Saat ini kantor juga lagi disemprot disterilkan. Kita juga selalu memberlakukan protokol kesehatan saat bekerja, cairan handsanitizer, masker, sabun air cuci tangan, bahkan sarung tangan juga kita pakai agar aman. Namun ya namanya virus masih saja menyerang,” jelasnya
Sementara Kabag Humas Adam mengatakan, kantor Setda Ogan Ilir tidak tutup, namun memberlakukan sistem WFH sesuai surat edaran bupati bahwa bekerja menggunakan sistem piket.
“Pelayanan terus berjalan, tidak ada kendala. Sekda dan bupati ada hadir di rapat paripurna. Jadi tidak ada masalah, kami juga sistem piket. Karena WFH jadi ada yang bekerja di kantor ada juga yang bekerja di rumah. Kantor sudah disterilkan semua, kita semprot dengan desinfektan agar bersih sehat dan steril,” jelasnya.
Tak hanya itu, menurut dia, Kadinkes Ogan Ilir Nurharlina juga sudah mengisolasi diri, dikarena salah satu ASN juga yang bertugas di gudang obat Dinkes Ogan Ilir positif Corona.
“Sudah seminggu ibu kadin mengisolasi diri di rumah, karena dia berinteraksi dengan ASN bagian gudang yang positif Corona. Namun sudah diswab hasilnya negatif, nanti akan swab kedua agar lebih meyakinkan. Selain itu di sini kita kerja juga sistem piket. Yang jelas kami kerja sesuai protokol kesehatan, menggunakan siatem piket dan WFH,” kata Des yang bekerja di Dinkes.
Sebelumnya beberapa kantor dan puskesmas ditutup, Puskesmas Inderalaya, Puskesmas Tebing Gerinting, dan Korwil Cabdin Inderalaya, dikarenakan petugas yang bekerja di kantor tersebut diduga terkena Corona.
Terpisah, Jubir Gugus Tugas Covid-19 Ogan Ilir, Wahyudi membantah jika ada penutupan di Kantor Setda Ogan Ilir.
“Tdak ada penutupan, tetap seperti biasa kantor tidak ditutup. Pelayanan masih harus tetap berjalan. Kita juga sistem WFH, surat edaran berlaku mulai 15 Juli. Memang dari data 15 Juli, ada 12 orang sudah posiitf Corona, jadi total 98 orang yang Corona,” jelasnya.
Disinggung soal apakah daerah Pemkab Ogan Ilir merupakan cluster baru penyebaran virus Corona, dia enggan menjawabnya. (**)











