Yandri Susanto : Perusahaan Besar Jangan Gilas Usaha Penggilingan Padi Lokal

Sabtu, 12 Agustus 2023

Jakarta, Sumselupdate. com- Wakil Ketua MPR RI H Yandri Susanto menerima aspirasi dari Komunitas Penggilingan Padi Provinsi Banten di Ruang GBHN (atas) Komplek MPR/DPR RI Senayan, Jakarta (11/8/2023). Turut hadir Tenaga Ahli Wakil Ketua MPR Marisun dan Ketua Komunitas Penggilingan Padi Banten Sarnadi.

Dalam kesempatan tersebut, Sarnadi, menyampaikan beberapa aspirasi terhadap keberlangsungan usaha penggilingan padi lokal. Usaha kecil dengan pekerja sekitar 10 orang tersebut terancam bangkrut karena kehadiran PT Wilmar Padi Indonesia di wilayah Banten.

Read More

“Kehadiran PT Wilmar menjadikan harga padi melambung, sehingga menggangu produksi pelaku usaha penggilingan padi lokal,” ujar Sarnadi.

Sebagai pelaku usaha kecil dengan modal terbatas mereka tidak mungkin dapat bersaing dengan perusahaan besar seperti PT Wilmar Padi Indonesia. “Maka kehadiran kami hari ini mohon dukungan keadilan sehingga usaha kecil kami bisa berjalan kembali. Kami meminta agar pemerintah menutup usaha PT Wilmar Padi Indonesia,”kata Sarnadi.

Menanggapi aspirasi tersebut, Yandri mendukung penuh tuntutan komunitas penggilingan padi dan akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada menteri pertanian serta menteri perindustrian.

Bahkan Yandri sudah menyampaikan permasalahan tersebut ketika bertemu dengan Presiden Joko Widodo saat pertemuan konsultasi Pimpinan MPR dengan Presiden beberapa waktu lalu. Presiden Jokowi menanggapi baik atas aspirasi yang disampaikan tersebut.

“Saya akan memperjuangkan aspirasi bapak dan ibu yang tergabung dalam komunitas penggilingan padi Banten. Aspirasi bapak dan ibu senafas dengan perjuangan saya, sebagai anak petani saya memahami apa yang bapak dan ibu rasakan,” ujar Yandri.

Dia berharap solusi terbaik kepada semua pihak. Negara harus hadir dan memikirkan jalan keluar terhadap keberlangsungan tenaga kerja di komunitas penggilingan padi.

“Kehadiran perusahaan besar yang awalnya diharapkan dapat memberikan kesejahteraan untuk petani, jangan malah menggilas eksistensi usaha kecil penggilingan padi lokal. Pelaku usaha penggilingan lokal inilah yang menyuplai hasilnya ke pasar-pasar tradisional. Bahkan saya khawatir kalau nanti usaha penggilingan padi lokal bangkrut dan tutup, akan terjadi monopoli,” jelas Yandri.(duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts