Palembang, Sumselupdate.com – Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki mengharapkan agar masyarakat tidak terpancing isu suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) yang belakangan marak terjadi.
Terlebih atas aksi teror bom molotov yang terjadi di Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur, beberapa waktu lalu. “Selama ini Sumsel damai, aman, zero konflik. Tapi kita harus tetap waspada,” kata H Ishak Mekki.
Semua itu disampaikan Wagub saat pengarahan dalam Silaturahmi PSMTI, FKUB, FPK, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Organisasi Kepemudaan Sumsel, Senin (14/11) malam.
Ishak meminta agar keamanan dan kedamaian ini dipertahankan mengingat Sumsel, khususnya Palembang akan menjadi tuan rumah Asian Games 2018 mendatang.
Selain itu dengan adanya silaturahim ini, maka segala persoalan yang mungkin timbul dapat dicegah dan dimusyawarahkan. “Sikap dewasa masyarakat ini, lebih karena perekonomian Sumsel cukup stabil,” kata Ishak.
Ia menekankan agar masyarakat lintas agama, ras dan kelompok dapat terus mempertahankan kondisi kondusif ini. Mengingat tak lama lagi banyak event besar yang akan dilalui, selain Asian Games, ada juga pembangunan sirkuit MotoGP hingga pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak.
“Dua tahun lagi akan banyak event yang menyorot perhatian banyak pihak. Karena itu, memang sangat dibutuhkan dukungan masyarakat banyak,” katanya. (ery)











