Laporan: Syahrial Hadi
Gelumbang, Sumselupdate.com – Selama lebih kurang dua tahun, Bonadi (52), warga Dusun III Desa Segayam, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan, menderita penyakit aneh, tangan dan kaki selalu bergerak tiada henti.
Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, dengan dibantu Bidan dan Pemerintah Desa Segayam, Bonadi pun di bawa ke Puskesmas Gelumbang, pada Selasa (23/8/2022), untuk pemeriksaan penyakit yang dideritanya.
Setelah menjalani pemeriksaan Dokter Umum Puskesmas Gelumbang, Bonadi didiagnosa sementara menderita Penyakit Parkinson dan Hipertensi. Untuk penanganan lebih lanjut, Bonadi pun di rujuk ke Poli Syaraf RS Bunda Prabumulih.
Kepala UPTD Puskesmas Gelumbang, Fitri Sujariah SST, M.Kes, yang sempat dibincangi Sumselupdate.com, menjelaskan, Bonadi (52) saat dibawa ke Puskesmas Gelumbang, diketahui penyakitnya itu lebih kurang sudah 4 tahun. Selama ini dia berobat rutin secara tradisional, dan katanya pernah satu kali berobat ke Puskesmas, sekitar dua tahun yang lalu.
Masih kata Fitri, hari ini Bonadi dibawa ke Puskesmas Gelumbang, yang di dampingi Bidan Desa, untuk di lakukan pemeriksaan. Saat diperiksa Dokter Umum Puskesmas Gelumbang, dengan TD 216/112 mmHg, Nadi 105 x/m, dan Diagnosa medis terkena Parkinson dan Hipertensi.
“Karena ini menyangkut syaraf, jadi Bonadi dirujukan ke poli syaraf RS Bunda Prabumulih, dengan tetap di dampingi Bidan Desa, untuk di lakukan pengobatan lebih lanjut,” ujar Fitri Sujariah.
Kepala UPTD Puskesmas Gelumbang, Fitri Sujariah SST, M.Kes, menjelaskan sedikit tentang Parkinson, yaitu Parkinson adalah penyakit degeneratif yang menyerang otak dan umumnya terjadi pada usia lanjut atau di atas 60 tahun, penyebab Parkinson hingga saat ini belum diketahui pasti.
Parkinson menyerang sel saraf di otak yang bernama basal ganglia, Sel ini berfungsi untuk mengontrol gerakan tubuh. Sel tersebut pun membutuhkan neurotransmitter dopamine dan acetylcholine dalam jumlah seimbang untuk memberikan sinyal ke Sel yang mengontrol gerakan tubuh.
Kekurangan dopamin di otak itu menyebabkan pasien Parkinson mengalami gangguan gerak seperti tremor atau gemetar. Selain gemetar, gejala Parkinson juga bisa berupa kekakuan sendi hingga gangguan postur tubuh, tutur Fitri (**)











