Palembang, Sumselupdate.com — Dua hari yang lalu pemerintah Kota Palembang mengajukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ke Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk disampaikan ke Kementrian Kesehatan, Senin (4/5/2020).
Warga Palembang setuju bila PSBB diberlakukan di Bumi Sriwijaya asalkan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang memberikan bantuan sembako selama kebijakan berlaku.
“Kalau itu bagus untuk orang banyak, saya setuju, asalkan pemerintah memberikan bantuan. Kalau tidak mendingan saya keluar rumah mencari nafkah daripada keluarga saya tidak makan,” ujar Amin (50) yang berprofesi sopir perahu ketek kepada Sumselupdate.com, Rabu (6/5/2020).
Warga Jalan Pantai Musi, Kelurahan 12 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu II ini sangat menyayangkan wabah virus Corona (Covid19) tak kunjung usai. Lantaran wabah ini membuat pendapatannya berkurang.
“Sejak berlakunya aturan tidak boleh keluar rumah, pendapatan saya menurun dratis. Biasanya dapat Rp80 ribu ini bisa sampai Rp40 ribu per hari,” ujarnya.
Hal sama dikatakan Surya. Menurutnya, dia setuju PSBB diberlakukan asalkan pemerintah memberikan bantuan sembako.
“Pendapatan kami ini per hari, jadi kalau kami tidak keluar rumah maka tidak pemasukan untuk keluarga saya,” kata Surya yang mengaku kuli panggul di Pasar 16 Ilir Palembang. (ris)











