Warga Ogan Ilir Antusias Ikuti Vaksinasi yang Digagas SKK Migas–KKKS

Suasana pembukaan program vaksinasi yang digelar SKK Migas dan KKKS yang diikuti warga Kabupaten Ogan Ilir di Masjid Agung An-Nur Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai, Rabu (6/10/2021).

Inderalaya, Sumselupdate.com – Melihat kondisi Pandemi Covid-19 yang berdampak luas terhadap sosial, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

Berangkat dari persoalan tersebut, pemerintah melakukan berbagai upaya untuk melakukan penyelamatan kesehatan dan perekonomian nasional, dengan fokus pada belanja untuk kesehatan, pemulihan perekonomian termasuk untuk dunia usaha, dan masyarakat yang terdampak serta yang berpotensi menganggu ketahanan dan stabilitas sektor keuangan serta perekonomian negara.

Read More

Terkait persoalan tersebut program vaksinasi menjadi hal yang ditekankan untuk dilaksanakan sebagai upaya perbaikan kondisi di lingkungan masyarakat dengan tujuan utama terciptanya herd immunity.

Sebagai pihak yang sejauh ini terus berkomitmen untuk mendukung berbagai program pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan penanganan pandemi Covid-19, tepatnya pada Rabu (6/10/2021) SKK Migas dan KKKS kembali mendukung program pemerintah dengan kegiatan sosial penyelenggaraan vaksinasi bersama DMI Sumsel khususnya DMI Kabupaten Ogan Ilir.

Kegiatan ini diikuti secara antusias sedikitnya 1.500 warga Kabupaten Ogan Ilir di Masjid Agung An-Nur Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai.

Ketua Bidang Kesehatan dan Sanitasi Pengurus Pusat DMI, Abidinsyah Siregar mengungkapkan, target 1.500 vaksin tersebut adalah target dari Menteri Kesehatan RI untuk setiap masjid yang ditetapkan untuk menyelenggarakan vaksinasi pada program ini.

Berfoto bersama usai pembukaan program vaksinasi yang digelar SKK Migas dan KKKS yang diikuti warga Kabupaten Ogan Ilir di Masjid Agung An-Nur Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai, Rabu (6/10/2021).

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Anggono Mahendrawan mengungkapkan dukungan ini dilakukan SKK Migas dan KKKS sebagai bentuk kesadaran bahwa upaya penanggulangan Pandemi Covid-19 tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Akan tetapi menurutnya, perlu sinergitas dan kontribusi dari semua elemen bangsa termasuk industri hulu migas.

“Sehingga kami juga sangat mengharapkan agar herd immunity segera terwujud yang merupakan kekebalan tubuh banyak orang yang dapat menurunkan jumlah kejadian infeksi dengan sendirinya,” ujar Anggono.

Dilanjutkannya bahwa untuk mewujudkan hal tersebut upaya yang dapat dilakukan adalah tindakan vaksinasi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ogan Ilir, Muhsin Abdullah mengatakan, saat ini sudah 20 persen warga Kabupaten Ogan Ilir sudah divaksin atau sekitar 66.000 orang.

Dikatakannya, jumlah ini terbilang baik dibandingkan daerah lain yang masih di bawah angka tersebut.

“Selaku pemerintah kita sangat menyambut baik, apabila ada instansi yang ingin membantu memberikan vaksinasi kepada warga Ogan Ilir,” ucap Muhsin.

Ditambahkan Muhsin, program vaksinasi tidak bertujuan untuk membuat seseorang menjadi kebal dan terbebas total dari Covid-19.

Vaksinasi juga tidak serta merta menggantikan implementasi protokol kesehatan.

Untuk itu, ia mengimbau agar seluruh masyarakat Ogan Ilir tetap menjaga protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. (rel)

Yuk bagikan berita ini...

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.