Warga Keturunan Jawa di Muaraenim Bentuk PUJAKESUMA, Sartono Terpilih Jadi Ketua 2025–2030

Writer: - Kamis, 29 Mei 2025
Warga Keturunan Jawa di Muaraenim Bentuk PUJAKESUMA, Sartono Terpilih Jadi Ketua 2025–2030. (Sumselupdate.com/ Ist)

Muaraenim, Sumselupdate.com – Di tengah arus modernisasi dan dinamika kehidupan sosial, warga keturunan Jawa di Kabupaten Muaraenim membangun kekuatan baru melalui pembentukan Paguyuban Keluarga Besar Putra Jawa Kelahiran Sumatera (PUJAKESUMA). Organisasi ini menjadi wadah silaturahmi, pelestarian budaya, serta penguatan peran sosial masyarakat Jawa di perantauan.

Paguyuban PUJAKESUMA Kabupaten Muaraenim resmi dibentuk dalam pertemuan yang berlangsung di kediaman Sartono, S.H., pada Sabtu, 10 Mei 2025. Dalam forum tersebut, sekitar 40 peserta secara mufakat memilih Sartono sebagai Ketua PUJAKESUMA untuk masa bhakti 2025–2030.

Read More

Kegiatan pembentukan paguyuban ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal PUJAKESUMA Provinsi Sumatera Selatan, Joko Bagus, dan Ketua Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) PUJAKESUMA, H. Firmansyah. Kehadiran keduanya menjadi bentuk dukungan terhadap terbentuknya organisasi di tingkat kabupaten tersebut.

Paguyuban PUJAKESUMA hadir sebagai bentuk konsolidasi sosial dan budaya masyarakat keturunan Jawa di perantauan. Tujuannya antara lain memperkuat silaturahmi antarsesama suku Jawa, menjaga serta melestarikan tradisi dan budaya leluhur, hingga menciptakan generasi yang tidak melupakan sejarah dan mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah.

“Ini bukan sekadar organisasi, tetapi ruang untuk menyatukan kembali ikatan yang tercerai-berai, atau dalam bahasa Jawa dikenal dengan ngumpulne balung pisah. Semoga PUJAKESUMA menjadi bagian dari kekuatan sosial yang memperkuat kepercayaan dan persatuan di Bumi Serasan Sekundang,” ujar H. Firmansyah dalam sambutannya.

Senada dengan itu, Sekjen PUJAKESUMA Sumsel, Joko Bagus, menegaskan bahwa paguyuban ini diharapkan dapat melahirkan intelektual dan birokrat dari kalangan suku Jawa yang mampu tampil dalam berbagai lini pemerintahan dan pembangunan.

“Paguyuban ini menjadi simbol eksistensi dan kontribusi nyata masyarakat keturunan Jawa di Muaraenim. Budaya Jawa tidak boleh hilang, tapi harus diwariskan dengan semangat zaman kepada generasi muda,” ujarnya.

Ketua terpilih, Sartono, menyatakan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah besar. Ia mengajak seluruh warga dan pengurus untuk bersama-sama menggerakkan organisasi demi kemajuan bersama.

“Saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan ini. Selanjutnya, kita akan menyusun formasi kepengurusan sambil menunggu pelantikan. Saya harap semua pihak ikut aktif dalam menyukseskan program kerja PUJAKESUMA ke depan,” kata Sartono.

Ia juga menekankan bahwa PUJAKESUMA akan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk berperan aktif dalam pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya di Kabupaten Muaraenim.

“Pembentukan paguyuban ini menjadi langkah awal untuk memperkuat identitas kultural masyarakat Jawa di perantauan, sekaligus memperluas kontribusi terhadap kemajuan daerah,” pungkasnya.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts