Warga Abab Keluhkan Mahalnya Tarif Ambulance Puskesmas

Minggu, 19 Februari 2017
Ilustrasi

PALI, Sumselupdate.com – Mahalnya tarif ambulance di Puskesmas Kecamatan Abab Kabupaten PALI dikeluhkan warga dan warga menganggap ongkos ambulan terlalu memberatkan dan menambah beban pasien serta keluarganya.

Hal itu dikatakan Very, warga Desa Betung Selatan, Kecamatan Abab yang baru-baru ini diminta Kepala Puskesmas Abab membayar tarif ambulance untuk mengambil jenazah keluarganya. Padahal, jarak dari lokasi menuju desanya tidak terlalu jauh.

Read More

“Setelah jenazah diambil, kepala Puskesmas menanyakan ongkos ambulance dan minta uang Rp500 ribu. Kami heran bisa semahal itu, tapi kami siap bayar dengan syarat kami minta bukti pembayaran dari pihak Puskesmas,” ujarnya kepada sejumlah media.

Namun menurut Very pihak Puskesmas Abab menolak memberikan kuitansi. “Pihak Puskesmas menolak tanpa alasan, ketika kami minta kwitansi. Dan kami pun enggan membayar bila tidak ada tanda bukti,” ucapnya.

Hal sama diutarakan Jhen, warga Desa Betung yang juga dikenakan tarif Rp450 ribu ketika menjemput jenazah orangtuanya di RSUD Prabumulih menuju kediamannya.

“Harusnya pihak Puskesmas memperhatikan keluarga pasien, sebab ketika orang berduka, malah dijadikan bahan bisnis. Padahal ambulance itu milik pemerintah untuk masyarakat, jangan dijadikan sebagai alat mencari keuntungan,” tandasnya.

Sementara itu, Eni Hartina, Kepala Puskesmas Abab menyangkal bahwa pihaknya memasang tarif mahal ketika menjemput atau mengantar pasien memakai mobil ambulance. “Memang benar Rp350 ribu ke RSUD Pendopo dan ke Prabumulih Rp400 ribu, tarif itu tidak mengikat. Sebab biaya minyak tidak dijamin pemerintah,” paparnya.

Namun, ia melanjutkan, bila ada warga atau pasien benar-benar tidak mampu, pihaknya akan menanggung ongkos tersebut. “Tetapi apabila ada yang mengatakan harus bayar Rp500 ribu itu tidak benar,” sanggahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wirawan, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten PALI akan segera memanggil pihak Puskesmas Abab. “Kita akan panggil yang bersangkutan, untuk menanyakan duduk persoalannya,” ucapnya. (adj)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts