Jakarta, Sumselupdate.com — Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Diah Pitaloka mengingatkan, agar petugas haji memberikan pendampingan maksimal terhadap jamaah haji Lansia ketika memasuki Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Menurut Diah, pendampingan jamaah haji Lansia sangat dibutuhkan karena cuaca terik dan jarak tempuh cukup jauh.
“Apalagi jamaah Haji per kloter berjumlah 300-400 orang, tetapi petugas kurang lebih 6 sampai 10 orang per kloter. Ini nanti bagaimana Kementerian Agama melakukan manajemen sumber daya untuk melakukan pendampingan para jamaah haji kita, khususnya Lansia. Kalau bicara komposisi, petugas haji agak berat mendampingi satu persatu. Tadi ada solusi dari teman-teman petugas agar teman sekamar kloter membantu saling menolong bagi Lansia yang membutuhkan asistensi,” ujar Diah saat bertemu Petugas Haji Indonesia di Pemondokan Sektor 1 dan 2, Kota Makkah, Arab Saudi, Sabtu (24/6/2023) waktu setempat.
Politisi F-PDI Perjuangan juga masih melihat belum rapi manajemen komposisi waktu bertugas bagi petugas haji. Ada petugas haji yang bertugas lebih lama, ada juga tidak terlalu lama.
“Ini juga jadi masalah. Bagaimana kita melakukan manajemen atas sumber daya manusia dalam pendampingan haji di tanah suci. Ini menjadi salah satu konsen atau perhatian khusus dari proses pengawasan haji,”tuturnya.
Dikatakan, meskipun ada beberapa solusi, bagi yang tidak sanggup menjalankan ibadah haji secara fisik akan ada badal haji, maka harapannya Kementerian Agama tetap dilakukan sesuai kaidah hukum agama. (duk)











