Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono Apresiasi Peningkatan Kerjasama Indonesia–Rusia

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono menerima kunjungan Ketua Komite Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Kebudayaan, Dewan Federasi Rusia Lilia Salavatovna Gumerova.

Jakarta, sumselupdate.com – Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono apresiasi komitmen peningkatan kerjasama antara Indonesia – Rusia ketika menerima kunjungan Ketua Komite Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Kebudayaan, Dewan Federasi Rusia Lilia Salavatovna Gumerova.

Pada forum pertemuan tersebut, Nono Sampono menyampaikan pada delegasi Rusia pentingnya hubungan kemitraan antara Indonesia dan Rusia yang telah terjalin selama ini. Ia menyoroti perlunya peningkatan di bidang ekonomi, pendidikan, sosial budaya hingga pertahanan keamanan.

Bacaan Lainnya

“Kerjasama di bidang ekonomi sudah meningkat dari 1 miliar dolar ke 3 miliar dolar dan saya mendengar pemerintah Indonesia dan Rusia akan meningkatkan lagi sampai 5 miliar dolar AS, ini sangat penting bagi peningkatan ekonomi daerah,” ucap Wakil Ketua Nono Sampono didampingi Ketua Komite II DPD RI Yorrys Raweyai, Wakil Ketua Komite I Filep Wamafma, Wakil Ketua BKSP Emma Yohanna dan Maya Rumantir, di Ruang Kerja Wakil Ketua I DPD RI, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen Senayan Jakarta, Kamis (6/10/22).

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komite Ilmu Pengetahuan, Pendidikan dan Kebudayaan, Dewan Federasi Rusia Lilia Salavatovna Gumerova merasa tersanjung dengan sambutan luar biasa dari DPD RI.

Dia yakin MoU yang sudah terjalin sejak tahun 2014 dan Plant of Action tahun 2019 antara DPD RI dan Dewan Federasi Rusia akan terus terjalin dan meningkat.

“Saya sudah empat kali bertemu dengan Pak Nono dan sudah seperti sahabat, mengenai kerjasama, saya meyakini kemitraan strategis akan meningkat, kedua presiden kita sudah bertemu dan membahas peningkatan kerjasama ekonomi hingga 5 miliar dolar,” tuturnya.

Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono menambahkan, tidak cukup hanya berbicara makro atau secara mikro dan turunannya sampai kepada kepentingan daerah. Tapi peningkatan di sektor pendidikan dan budaya juga diharapkan ada peningkatan.

“Rusia hampir sama dengan Indonesia memiliki beragam suku dan budaya, saya harap ada peningkatan yang signifikan pada sektor budaya dengan visi misi kebudayaan dan beasiswa pada sektor pendidikan,” tambahnya.

Senator asal Papua Barat Filep Wamafma mengatakan, Rusia menjadi rujukan dan tujuan bagi mahasiswa asal Papua melanjutkan studi ke luar negeri dan berharap jalur beasiswa dapat ditingkatkan.

“Banyak anak-anak kami melanjutkan studi ke Rusia karena mempertimbangkan kualitas studi yang baik serta biaya terjangkau, tetapi alangkah lebih baik jika jalur program beasiswa dari pemerintah Rusia dapat ditingkatkan lagi,” kata Filep.

Tidak memungkiri hal itu, Lilia Salavatovna Gumerova menyatakan, menurut data saat ini sekitar 260 mahasiswa asal Papua tapi sebagian besar masih biaya sendiri. Ke depan dia berjanji akan membicarakan kepada pemerintah Rusia untuk meningkatkan porsi jalur beasiswa pendidikan untuk Indonesia.

“Selain itu, untuk lebih mempererat kerjasama antar parlemen, kami menantikan kunjungan kelompok kerjasama dari DPD untuk berkunjung ke Rusia dan membahas penguatan hubungan hingga ke level regional dan membahas peluang investasi di daerah,” paparnya. (duk)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.