Viral Sampah Medis Dibuang ke Sungai, Polres Pagaralam Lakukan Penyelidikan

AKP Acep Yuli Sahara SH

Laporan: Novrico Saputra

Pagaralam, Sumselupdate.com – Terkait hebohnya masyarakat Kota Pagaralam, Provinsi Sumatera Selatan lantaran  adanya dua kantong plastik berisikan sampah medis dan alat rapid test yang dibuang di aliran sungai di kawasan Jalan Padang Tebung menuju Desa Cawang Baru Dempo Utara beberapa waktu lalu, menjadi perhatian banyak pihak.

Bacaan Lainnya

Hal ini karena sampah medis itu membuat masyarakat cemas dan was-was karena takut akan pencemaran lingkungan yang diakibatkan sampah tersebut.

Menyikapi persoalan tersebut, Kasat Reskrim Polres Pagaralam AKP Acep Yuli Sahara, SH saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, pihaknya telah mendapatkan info tersebut.

Bahkan Ia mengatakan, jika saat ini dua kantong sampah medis sudah ditarik oleh pihak Dinas Kesehatan Pagaralam.

“Kita sudah mendengar kabar tersebut, dan pada itu juga pihak Dinkes langsung menerjunkan anggotanya untuk mengambil sampah tersebut,” ujarnya, Senin (19/10/2020).

Pihaknya sendiri, kata Acep, akan melakukan pemanggilan terhadap pihak terkait yang berhubungan dengan pembuangan sampah medis tersebut.

“Secepatnya akan kita lakukan pemanggilan dan pemeriksaan kepada pihak yang bertanggung jawab terhadap sampah medis tersebut. Selain itu juga kita akan mengumpulkan bukti dan saksi di lapangan,” ungkapnya.

Acep meminta kepada masyarakat Pagaralam untuk lebih berperan aktif melaporkan ke pihak berwajib jika terdapat kejadian serupa di wilayah hukum Polres Pagaralam.

“Sebab selain berbahaya bagi masyarakat dan lingkungan, hal ini juga terdapat unsur pidana dengan ancaman kurungan 4 tahun penjara,” tegasnya.

Sebelumnya, pihak Dinkes juga mengakui jika sampah tersebut benar sampah medis, pasalnya tampak ada suntikan dan alat rapid test.

“Itu benar sampah medis karena ada suntikan. Namun kita tidak tahu siapa oknum yang membuang sampah dialiran sungai tersebut,” jelasnya.

Pihaknya Dinkes memastikan jika sampah itu juga dari fasilitas kesehatan, namun belum tahu apakah dari Puskesmas atau klinik kesehatan yang ada di Pagaralam.

“Kalau dari rumah sakit atau dinkes itu tidak mungkin karena rumah sakit dan dinkes kita memiliki tempat sampah medis itu sendiri,” ungkapnya.

Namun untuk siapa pelaku pembuang sampah tersebut Dinkes masih melakukan pencarian dan menelusuri asal dari sampah medis yang dibuang di sungai tersebut. (**)

Yuk bagikan berita ini...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.